Kemenko PMK pastikan koordinasi rehabilitasi-rekonstruksi di NTB berjalan baik

Kemenko PMK pastikan koordinasi rehabilitasi-rekonstruksi di NTB berjalan baik

(dok Kemenko PMK)

Jakarta, 12/9 (Antara) - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan memastikan koordinasi berbagai upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat berjalan dengan baik. 

Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu, Pelaksana tugas Deputi bidang Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Kawasan, Kemenko PMK Sonny HB Harmadi  menegaskan pemanfaatan dana desa terus didorong oleh Kemenko PMK dalam membantu percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi dibangunnya kembali fasilitas dasar dan umum bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Lombok.

Sonny mengunjungi langsung sejumlah Posko Pengungsian antara lain di Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat dan Desa Menggala, Kecematan Pemenang,  Lombok Utara. 

Dia juga memastikan khusus untuk percepatan implementasi pembangunan rumah agar segera dilakukan pembersihan puing  dapat diselesaikan sesuai dengan target yaitu pada akhir September 2018. 

Sonny mengimbau pula agar masyarakat dilibatkan langsung dalam pembersihan puing ini dan dikerjakan secara gotong royong. Selain itu, dia meminta agar dilakukan percepatan untuk pembangunan fasilitas fungsi pendidikan, kesehatan, keagamaan, ekonomi dan sosial kemasyarakatan dapat segera pulih dan normal kembali.

"Saya juga mengarahkan para kepala dinas dan pendamping desa dan juga koordinatornya mulai dari kabupaten-kota hingga provinsi untuk dapat memanfaatkan dana desa dalam mendukung pelaksanaaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa ini," kata Sonny lagi. 

Sonny juga telah meminta agar layanan kesehatan dapat tanggap menghadapi penyakit yang mulai menjangkit pascabencana, terutama malaria. "Sesuai arahan Ibu Menko PMK, Kita juga ingin agar masyarakat dapat segera bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka seperti waktu sebelum bencana terjadi," kata dia. ***4***

Pewarta:
Editor: Jaka Sugiyanta
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar