Los Angeles (ANTARA News) - Sebagian sutradara Hollywood boleh jadi membidikkan lensa kamera mereka pada perang di Irak, namun sutradara kawakan Oliver Stones kini bersiap-siap untuk menggarap film di Vietnam, demikian dilaporkan Selasa. Stone, yang meraih Piala Oscar sebagai sutradara terbaik lewat film drama arahannya yang berkaitan dengan Perang Vietnam, "Platoon" dan "Born on the Fourth of July", sedang merencanakan film baru tentang pengusutan atas pembantaian My Lai pada 1968, tulis Daily Variety, seperti dikutip AFP. Pembuat film berusia 60 tahun itu hampir mencapai kesepakatan dengan United Artists agar perusahaan itu menjadi penyandang dana dalam produksi film itu, yang bertajuk "Pinkville", sedangkan aktor Bruce Willis telah mendapat kepastian untuk bermain sebagai pimpinan tim AD yang mengusut pembunuhan tersebut. Lebih dari 500 penduduk sipil Vietnam, antara lain wanita, anak-anak dan orang tua yang tak bersenjata, dibunuh pasukan AS dalam pembantaian My Lai itu. Pembunuhan ini merupakan salah satu episode paling hitam dalam berbagai kejahatan perang yang dilakukan pasukan Amerika. Berbagai pengungkapan seputar pembantaian itu kabarnya memainkan peranan penting dalan mengubah pendapat umum rakyat Amerika terhadap perang di Vietnam. Sutradara kontroversial Proyek Stone berikutnya menyusul film drama 11 September 2001 arahannya, "World Trade Center", diperkirakan adalah film tentang upaya CIA membekuk gembong Al-Qaeda, Osama Bin Laden, di Afghanistan. Sebaliknya, "Pinkville" akan bertutur seputar pengusutan insiden My Lai, dengan Willis bermain sebagai Jenderal William R. Peers selaku penyelia dalam penyelidikan tersebut. Aktor Channing Tatum akan bermain sebagai Hugh Thomson, seorang pilot helikopter militer yang berusaha mencegah pembatantaian lebih lanjut, dengan menempatkan pesawatnya antara penduduk desa dan pasukan AS dan memperingatkan pasukan AS ia akan melepaskan tembakan jika ada penduduk sipil yang terbunuh lagi. Stone dikenal sebagai pembuat film kontroversial. Sebagian besar karyanya sangat kritis dan berhasil secara komersial. Film-film seperti "Salvador" dan "Platoon", keduanya dibuat pada 1986, mengeritik kebijakan pemerintah AS atas El Salvador dan Vietnam. Kritikan ini berseberangan dengan suasana patriotisme yang berlangsung saat itu dalam menghadapi berbagai dampak perang. Sejak film "Salvador", topik film-film Stone berkisar mulai dari konspirasi politik dalam "JFK" pada 1991 dan "Nixon" pada 1995 hingga perang dan dampak kulturalnya dalam "Platoon" dan Born of the Fourth of July" serta film biografi rock "The Doors" pada 1991. (*)

Pewarta:
Copyright © ANTARA 2007