Maradona menafikan Messi dari perdebatan tentang pemain terbaik dunia

Maradona menafikan Messi dari perdebatan tentang pemain terbaik dunia

Diego Armando Maradona (SAEED KHAN / AFP)


 Jakarta  (ANTARA News) - Legenda sepak bola Argentina Diego Maradona menafikan rekan senegaranya,  Lionel Messi, dalam perdebatan tentang pemain terbaik dunia, bahkan Maradona mengecam Messi dengan mengatakan bahwa pemain depan Barcelona itu bukan pemimpin di lapangan dan seharusnya tidak dianggap sebagai dewa sepakbola.

Maradona, yang bersama Pele dari Brasil dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa, mengatakan, Messi hanyalah salah satu pemain di klub Barcelona dan di tim nasional Argentina.

"Kita tidak perlu lagi memuliakan Messi," kata Maradona dalam wawancara dengan Fox Sports. "Dia adalah Messi saat bermain untuk Barcelona. Messi adalah Messi saat dia memakai seragam itu (Barcelona) dan dia adalah Messi yang lain ketika bermain di timnas Argentina," kata Maradona seperti dikutip Reuters.

 "Dia pemain hebat tapi dia bukan seorang pemimpin. Tidak ada gunanya mencoba membuat seorang pemimpin dari seorang pria yang pergi ke toilet 20 kali sebelum pertandingan," kata Maradona mengaitkan kabar tentang kebiasaan Messi sebelum pertandingan terutama pada beberapa pertandingan penting.

 Messi, 31, telah meraih berbagai gelar bersama Barcelona dan ia juga telah memenangi penghargaan FIFA World Player of the Year sebanyak lima kali. Namun,  dia masih harus berjuang untuk mencapai permainan gemilang seperti di Barcelona ketika  mengenakan seragam garis biru putih Argentina.

Messi menjadi pecundang di empat kali partai final bersama timnas Argentina. Tiga kali di Copa America dan sekali di Piala Dunia 2014. Messi pun belum pernah mencetak gol dalam fase sistem gugur di empat kali Piala Dunia.

Setelah kembali tampil mengecewakan di Piala Dunia Rusia tahun ini (Argentina gagal melewati babak 16 besar), Messi memilih untuk mengambil cuti panjang dari tim nasional Argentina.

Terkait dengan hal tersebut, Maradona mengatakan, istirahat Messi adalah sesuatu yang masuk akal.  "(Jika sebagai pelatih) Saya tidak akan memanggilnya sekarang, tetapi tidak pernah mengatakan tidak pernah. Kami harus mengambil tekanan darinya," katanya.

 Argentina mengalahkan Irak 4-0 pada Kamis dengan peampilan baru tanpa Messi.  Ujian berat akan dihadapi Argentina pada hari Selasa ketika mereka menghadapi Brasil di Arab Saudi, juga tanpa Messi. 

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar