CLS optimistis jalani ABL dengan pelatih-pemain baru

CLS optimistis jalani ABL dengan pelatih-pemain baru

General Manager CLS Knights Indonesia Ferry Humardani (kiri) berjabat tangan dengan "shooting guard" anyar timnya Brandon Jawato dalam konferensi pers peluncuran Liga Bola Basket ASEAN (ABL) musim 2018-2019 di Filipina, Selasa (16/10). (CLS Knights Indonesia)

Jakarta (ANTARA News) - Tim bola basket asal Indonesia CLS Knights Indonesia optimistis menjalani Liga Bola Basket ASEAN (ABL) musim 2018-2019 dengan pelatih dan pemain baru yang ada di skuat klub yang berbasis di Surabaya, Jawa Timur itu. 

General Manager CLS Knights Indonesia Ferry Humardani menyebut pihaknya optimistis dapat melaju ke babak playoff dengan deretan nama anyar. Sebelumnya, pada keikutsertaan perdananya di ABL pada musim 2017-2018, CLS menduduki peringkat ketujuh dari sembilan peserta. 

"Oleh karena itu kami meminta dukungan kepada suporter setia kami untuk terus dukung CLS Knights, khususnya saat kami bermain di GOR Kertajaya, Surabaya," ujat Ferry, dikutip dari keterangan resmi CLS yang diterima di Jakarta, Selasa. 

Adapun jajaran pelatih baru di CLS adalah pelatih kepala Brian Rowsom asal Amerika Serikat (AS) yang menggantikan posisi Koko Heru Setyo Nugroho. Koko sendiri saat ini berperan sebagai asisten pelatih. 

Brian semasa aktif pernah bermain di Liga Bola Basket AS (NBA) bersama tim Indiana Pacers dan Charlotte Hornets. Sebagai pelatih, dia pernah bekerja di Liga Jepang dan Qatar 

Kemudian, CLS juga merekrut pelatih fisik anyar yakni Derry Drew yang juga berkewarganegaraan AS.

Lalu untuk pemain, CLS mendatangkan dua nama baru yakni eks "shooting guard" Pelita Jaya di Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Brandon Jawato dan "point guard" asal Singapura yang lahir dari kedua orang tua berdarah Indonesia, Wong Wei Long. 

Optimisme juga membayangi Brandon Jawato. Tak butuh lama, pebola basket berusia 25 tahun itu merasa sudah nyaman dengan skuat CLS dan bertekad memberikan yang terbaik. 

"Saya senang bisa bermain di CLS yang memiliki basis suporter loyal. Saya suka dengan Kota Surabaya dan rekan-rekan satu tim juga menerima saya dengan baik," kata Brandon. 

Pihak ABL juga menyebut CLS Knights sebagai salah satu tim kuda hitam di musim 2018-2019, meski pada musim lalu menjadi tim terburuk ketiga di kompetisi.

"Saya kira dengan kekuatan baru musim ini mereka akan lebih siap dibanding musim lalu," kata Direktur Operasional ABL Jericho Ilagan. 

Berbeda dengan 2017-2018 yang berpeserta sembilan klub, ABL musim 2018-2019 akan diikuti 10 tim. Satu tim baru untuk musim terkini yaitu Zhuhai Wolf Warrios China yang akan diperkuat oleh point guard veteran Indonesia, yang juga mantan pemain CLS, Mario Wuysang.

Adapun kedelapan tim lainnya, selain CLS dan Zhuhai yakni San Miguel Alab Filipina sebagai juara bertahan, Singapore Slingers, Saigon Heat Vietnam, Wesport Malaysia Dragons, Mono Vampire Thailand, Hongkong Eastern, Formosa Dreamers Taiwan dan Black Bears Makau. 

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar