Uang tunggu diberikan ke anggota keluarga terdekat, yaitu istri, suami, anak, atau orangtua
Jakarta  (ANTARA News) - Perusahaan penerbangan Lion Air memberikan uang tunggu senilai Rp5 juta ke keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Tanjung Karawang.

Menurut pegawai biro komunikasi perusahaan Lion Air, Ramaditya Handoko, uang tunggu dapat diambil sejak pukul 17.00 WIB, Rabu.

Akan tetapi, ia menjelaskan, mulai Kamis, pengambilan uang tunggu dapat dilakukan pada pukul 10.15 WIB - 13.00 WIB, dan pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai.

“Uang tunggu diberikan ke anggota keluarga terdekat, yaitu istri, suami, anak, atau orangtua,” sebut Ramaditya di Jakarta, Kamis.

Ia menyampaikan, bagi keluarga yang ingin mengambil uang tunggu agar membawa kartu tanda penduduk (KTP) asli.

“Jika ada, kartu keluarga (KK) juga dapat diperlihatkan ke petugas,” tambahnya.

Uang tunggu tersebut, Ramaditya menambahkan diberikan secara tunai.

“Uang tunggu ini bukan untuk membiayai kamar hotel, transportasi, konsumsi, dan bukan potongan dari asuransi. Uang ini dari pihak manajemen Lion Air,” jelas Ramaditya.

Pesawat Lion Air JT 610 PK-LQP jatuh di Tanjung Karawang, Senin pagi, mengangkut sebanyak 178 penumpang dewasa, satu anak-anak, dua bayi, satu pilot, satu kopilot, enam pramugari aktif, dan tiga awak kabin masa percobaan.

Sejak dikabarkan pesawat jatuh, ratusan keluarga dari 179 penumpang pesawar telah tiba di Jakarta, dan sebagian besar menginap di Hotel Ibis Cawang. ***3***

Baca juga: Kotak hitam Lion Air JT 610 akan diserahkan ke KNKT
Baca juga: Black box Lion Air JT 610 ditemukan
Baca juga: 56 kantung jenazah JT 610 masuk RS Polri


 

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: M. Arifin Siga
Copyright © ANTARA 2018