Presiden ajak masyarakat kawal penggunaan dana desa

Presiden ajak masyarakat kawal penggunaan dana desa

Presiden Joko Widodo saat menghadiri acara Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 di Islamic Center, Lampung Timur pada Jumat malam. (Bayu Prasetyo)

Yang diinginkan dari uang yang dikucurkan ada perputaran uang di desa, di daerah. Oleh sebab itu saya titip jangan sampai dana desa keluar lagi dari desa."
Lampung Timur (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk mengawal penggunaan dana desa sesuai tujuan.

"Sekali lagi saya titip penggunaan dana desa itu digunakan tepat sasaran," kata Presiden saat sambutan pada acara Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 di Islamic Center, Lampung Timur pada Jumat malam.

Menurut Presiden, pemerintah pada 2015 telah memberikan dana desa sebesar Rp20,7 triliun, pada 2016 sebesar Rp40 triliun, pada 2017 sebesar Rp 60 triliun dan 2018 juga sebesar Rp60 triliun.

Sementara pada 2019, pemerintah berencana mengucurkan dana desa sebesar Rp73 triliun.

Selama 4 tahun program dana desa, telah terbangun 123 ribu kilometer jalan desa, 11.500 unit Posyandu, 18 ribu unit PAUD, dan 6.500 pasar desa.

Selain itu, jembatan sepanjang 791 ribu kilometer, 28 ribu unit irigasi dan 1.900 unit embung juga terbangun memanfaatkan dana tersebut.
 
.


"Yang diinginkan dari uang yang dikucurkan ada perputaran uang di desa, di daerah. Oleh sebab itu saya titip jangan sampai dana desa keluar lagi dari desa," ujar Presiden.

Acara itu diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Sejumlah kepala desa beserta perangkat desa se-Provinsi Lampung menghadiri acara tersebut.

Usai menghadiri acara itu, Presiden menuju Bandar Lampung menggunakan transportasi darat.

Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Wapres : produk halal gairahkan ekonomi syariah pasca pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar