counter

Lala Karmela ajak korban pelecehan seksual berani bicara

Lala Karmela ajak korban pelecehan seksual berani bicara

Lala Karmela dalam pemutaran film "Ngenest" di Jakarta, Senin (28/12/2015) (ANTARA News/ Nanien Yuniar)

Jakarta (ANTARA News) - Penyanyi Lala Karmela mengajak para perempuan berani bersuara jika menjadi korban pelecehan seksual. 

"Bagusnya speak up dan sharing," ujar dia dalam bincang bersama media mengenai pelecehan perempuan di ranah publik, di Jakarta, Kamis. 

Menurut Lala, berbagi cerita pada orang lain juga merupakan bagian dari penyembuhan untuk para korban. 

Masalah pelecehan, sambung dia bukan hanya ranah perempuan, laki-laki juga perlu ikut andil untuk melawannya. 

"Kita harus fight this together. Enggak hanya perempuan tapi semua gender. Mulai dari small talk bisa berkembang," kata dia. 

Dalam kesempatan itu, Olin Monteiro dari Jakarta Femminist Discussion Group mengatakan pelecehan seksual merupakan selangkah lagi menuju kekerasan seksual. Biasanya ada dua predator yakni kelompok kekerasan berdasarkan solidaritas kelompok agar kelihatan superior dan mereka yang mengalami masalah seksual. 

Lebih lanjut, masalah pelecehan bisa terjadi di mana saja, termasuk jalanan, fasilitas publik bahkan kantor. 

"Ini yang kadang membatasi mobilitas perempuan. Perempuan cenderung mengurangi mobilitasnya karena tidak merasa aman," tutur Olin. 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Presiden segera tandatangani surat persetujuan amnesti

Komentar