Menjelang pemilu, wartawan Garut deklarasi anti hoaks

Menjelang pemilu, wartawan Garut deklarasi anti hoaks

Kampanye anti hoax (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Tugas wartawan harus profesional sesuai dengan kode etik jurnalistik
Garut (ANTARA News) - Dalam rangka ikut serta menjaga dan menyukseskan pesta demokrasi pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, puluhan wartawan cetak maupun elektronik se-Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggelar deklarasi anti hoaks di lapang terbuka Pusat Konservasi Elang Kamojang, Garut, Sabtu.

Deklarasi anti hoaks tersebut diselenggarakan oleh Kepolisian Resor Garut dalam rangkaian kesiapan menjaga dan menciptakan setiap tahapan pelaksanaan pemilu agar berjalan lancar dan aman.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kabupaten Garut, Ari Karang mengatakan, upaya menyukseskan penyelenggaraan pemilu 2019 yakni pemilihan legislatif tingkat DPR RI, Provinsi Jabar, dan Kabupaten Garut, serta pemilihan presiden merupakan kewajiban semua elemen masyarakat termasuk wartawan.

"Wartawan memiliki tugas dan tanggungjawab untuk menyampaikan informasi sesuai fakta kepada publik, terutama menyampaikan segala informasi tentang pemilu," kata Ari.

Baca juga: Media Berperan Cegah Hoaks

Ia menuturkan, wartawan dan perusahaan media massa yang profesional tentunya akan melaksanakan tugas jurnalistiknya sesuai dengan undang-undang dan kode etik jurnalistik.

Tugas menyampaikan informasi, kata dia, merupakan tugas yang berat sehingga harus benar-benar dilakukan oleh orang atau wartawan yang profesional.

"Tugas wartawan harus profesional sesuai dengan kode etik jurnalistik," katanya.

Terkait penyebaran kabar bohong (hoaks), kata dia, hal itu bukan bagian dari produk jurnalistik, karena sifatnya tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya kepada publik.

Jika ada penyebaran informasi yang tidak benar, kata dia, maka pihak yang menyebarkannya dapat dilaporkan dan dijerat sesuai aturan hukum pidana yang berlaku.

"Artinya hoaks itu informasi yang menyesatkan, bisa berbahaya bagi kehidupan masyarakat," katanya.

Kepala Kepolisian Resor Garut, AKBP Budi Satria Wiguna menyatakan, wartawan memiliki peran penting dalam menjaga dan melaksanakan pesta demokrasi di Garut agar berjalan lancar dan aman.

Wartawan, lanjut dia, memiliki tugas yang sangat mulia untuk menyampaikan informasi yang benar dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat banyak.

"Wartawan telah banyak membantu tugas kepolisian, untuk itu wartawan dan polisi memiliki tugas untuk menjaga dan menyukseskan pemilihan presiden, dan pemilihan legislatif 2019," katanya.

Baca juga: Santri dan mahasiswa di Salatiga deklarasi anti-hoaks

Baca juga: Masyarakat Pati diminta waspadai hoaks jelang pemilu


 

Pewarta: Feri Purnama
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Polda Kepri tangkap penyebar hoaks terkait COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar