counter

Perluas cakupan bantuan korban tsunami, BSMI terjunkan dua mobil klinik

Perluas cakupan bantuan korban tsunami, BSMI terjunkan dua mobil klinik

Salah seorang petugas kesehatan dari Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) tengah melakukan pendataan keluhan medis pada salah satu warga yang terdampak tsunami Selat Sunda. (FOTO ANTARA/HO-Humas BSMI/2019)

Sasarannya untuk menjangkau pengungsi yang lokasinya lebih jauh dan yang masih minim pelayanan kesehatan
Jakarta, (ANTARA News) - Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) memperluas cakupan bantuan kepada korban tsunami Selat Sunda dengan menerjunkan dua mobil klinik untuk operasional di pesisir Provinsi Banten.

"Sasarannya untuk menjangkau pengungsi yang lokasinya lebih jauh dan yang masih minim pelayanan kesehatan," kata Sekjen BSMI Muhammad Rudi melalui keterangan di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan penambahan dua mobil klinik serta 12 personelnya dilakukan BSMI karena masih banyak korban dan wilayah yang belum tersentuh bantuan kesehatan hingga memasuki hari ke-11 tanggap bencana.

Dikemukakannya bahwa di mobil klinik tersebut terdiri atas dokter, perawat, apoteker dan bidan, yang bekerja sama dengan ATB (Apoteker Tanggap Bencana).

"Dua unit ini akan disebar ke dua titik lokasi yakni Desa Caringin, Kecamatan Labuan dan Desa Camara, Kecamatan Cigeulis," kata Rudi.

Selain memberikan bantuan tenaga medis dan dua unit mobil klinik tersebut juga membawa bantuan logistik berupa perlengkapan bayi dari sejumlah donatur.

Sejak diterjunkan pada Rabu (2/1), tercatat sudah ada 110 pasien dengan beragam latar belakang usia dan masalah medis yang ditangani kedua unit mobil klinik tersebut.

Baca juga: BSMI sebut korban tsunami perlu dokter spesialis

Baca juga: BSMI bantu penanganan malaria di Lombok Barat

Baca juga: Bupati Sigi minta RS Lapangan tetap beroperasi

Baca juga: Bulan Sabit Merah kirim relawan ke Nepal

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar