counter

Menteri Perhubungan minta agar masjid bebas dari politik pecah belah

Menteri Perhubungan minta agar masjid bebas dari politik pecah belah

Menteri Perhubungan, Budi Sumadi (tengah), dalam kunjungannya ke Masjid Al Makmur, di Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (4/1/2019). (Istimewa)

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Perhubungan, Budi Sumadi, mendatangi Masjid Al Makmur,di Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (4/1), dalam rangka silaturahmi dengan para ulama dan umara daerah setempat.

Dari siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat malam (4/1), dia berpesan kepada para pegiat masjid untuk menjaga agar keberadaan masjid terlepas dari campur tangan kegiatan politik yang memecah-belah. 

"Ingin mengembalikan masjid sebagai layaknya rumah ibadah. Masjid ini bisa harus mencerdaskan sehingga bisa menjadi filter agar tidak memecah belah umat," kata Ketua Dewan Pembina Masyarakat Cinta Masjid (MCM) ini.

Ia juga mengajak umat Islam untuk meramaikan masjid dengan kegiatan-kegiatan yang positif.

"Islam harus mencitrakan bahwa masjid di manapun harus bersih dan sejuk. Kalau masjidnya kotor maka masyarakatnya ikutan kotor. Kalau masjidnya tidak sejuk, maka mereka akan ikut tidak sejuk juga," ujar dia.

Ia mengatakan, silaturahmi dari mesjid ke mesjid ini akan terus dilaksanakan hingga ke seluruh Indonesia. 

Ia akan menyempatkan diri pada saat kunjungan dinas ke luar daerah untuk berkunjung ke masjid terdekat untuk silaturahmi.

Sementara Ketua Umum MCM, Wishnu Dewanto, berharap umara dan ulama bisa bersatu sehingga negara ini lebih kuat, bersatu dan sejahtera. Dia mengajak masyarakat untuk cinta terhadap masjid dan memanfaatkan masjid untuk kegiatan-kegiatan yang positif.

"Kalau itu berjalan sebagaimana mestinya, saya yakin semua hal-hal yang terkait radikalisme bisa terhindarkan," kata dia.

Baca juga: Menhub: Jadikan masjid tunjukkan citra Indonesi hebat

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar