counter

Metropolitan

Anies sambut ulama dari Suriah dan Lebanon

Anies sambut ulama dari Suriah dan Lebanon

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyambut kedatangan Mufti dari Provinsi Damaskus, Suriah, Syekh Adnan Al-Afyouni dan Ketua Dewan Fatwa Islamiyah dari Lebanon, Syekh Riyadh Bazoo, di Gedung Balaikota Jakarta, Jumat (18/01/2019). Dokumen PPID

Anies mengharapkan kerja sama yang telah terjalin antara Indonesia dan Suriah terus berlangsung baik, khususnya untuk pertukaran pelajar dan keilmuan
Jakarta (ANTARA News) - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyambut kedatangan Mufti dari Provinsi Damaskus, Suriah, Syekh Adnan Al-Afyouni dan Ketua Dewan Fatwa Islamiyah dari Lebanon, Syekh Riyadh Bazoo, di Gedung Balaikota Jakarta, Jumat.
     
Kedatangan ulama dari wilayah Syam ini didampingi ikatan alumni pelajar Indonesia dari Suriah yang membahas peluang kerja sama di bidang keilmuan.
     
"Kami merasa mendapatkan kehormatan karena dalam kunjungan beliau ke Indonesia """secara khusus menyempatkan untuk bersilaturahmi ke Balaikota. Dan kami tadi membicarakan kemungkinan kerja sama antara Jakarta dengan Damaskus," kata Anies 
     
Syekh Adnan Al-Afyouni memimpin lembaga pendidikan dan diharapkan nanti akan ada anak-anak Jakarta yang mendapatkan kesempatan untuk belajar di perguruannya di Damaskus, katanya.
     
Anies mengharapkan kerja sama yang telah terjalin antara Indonesia dan Suriah terus berlangsung baik, khususnya untuk pertukaran pelajar dan keilmuan. Dalam kesempatan tersebut Anies juga mengundang Syekh Adnan untuk menjadi khatib pada salat Jumat di Mesjid Fatahillah, Balaikota Jakarta.
     
"Beliau menceritakan pengalaman Damaskus atas Indonesia. Selain itu, tadi kita undang beliau untuk memberikan khutbah di sini dan tadi sudah disampaikan khutbahnya, sekarang beliau akan meneruskan perjalanan," kata Gubernur.
     
Sementara itu, Syekh Adnan mengapresiasi atas pembicaraan peluang kerja sama antara Jakarta dengan Damaskus dalam bidang keilmuan.
     
Syekh Adnan menjelaskan pelajar Indonesia di Suriah telah memperkenalkan keutamaan akhlak dan keramahtamahan. Syekh Adnan juga menekankan prinsip maupun sikap Indonesia dalam memperkenalkan ajaran agama Islam yang moderat dan menolak segala bentuk radikalisme-terorisme.
     
"Saya telah sampaikan kepada yang terhormat Bapak Gubernur DKI Jakarta, kami mengenal Indonesia sebelum kami sampai ke Indonesia. Kami mengenal Indonesia melalui anak-anak Indonesia yang belajar di tengah-tengah kami," katanya.
   
Mereka semuanya sangat memiliki keistimewaan di dalam akhlak dan dalam keseriusan ketika menuntut ilmu. Ini yang menyebabkan seluruh masyarakat Suriah mencintai orang-orang Indonesia.
     
Syekh Adnan berharap peluang kerja sama antara Indonesia dan Suriah mampu menghadirkan ajaran agama dan keilmuan yang bermanfaat bagi dunia.
     
Selain itu, Syekh Adnan menjamin tradisi keilmuan yang terdapat di Suriah sejalan dengan apa yang diajarkan agama Islam dalam membawa kebaikan, kasih sayang, dan keselamatan untuk seluruh umat manusia maupun alam semesta.

Pewarta: Susylo Asmalyah
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemprov DKI siap tanggung pengobatan korban kericuhan

Komentar