counter

IBL

Pemulangan Bryquis berdampak buruk bagi Hangtuah

Pemulangan Bryquis berdampak buruk bagi Hangtuah

Guard asing anyar Hangtuah Bryquis Perine (kiri) yang dipulangkan pihak Liga Bola Basket Indonesia (IBL) karena tidak memenuhi syarat tinggi badan. (Liga Bola Basket Indonesia/IBL)

Jakarta (ANTARA News) - Pelatih klub Hangtuah Andika Saputra mengatakan, pemulangan 'guard' asing anyar klubnya, Bryquis Perine, oleh pihak Liga Bola Basket Indonesia (IBL) karena tidak memenuhi syarat tinggi badan berdampak buruk bagi tim.

"Kami menyiapkan Bryquis sebagai pengganti Gary Jacobs yang pulang ke Amerika Serikat. Namun, penggantinya ini pun ternyata tidak bisa bermain. Semua rencana kami berantakan," ujar Andika, ketika dihubungi Antara dari Jakarta, Senin.

Baca juga: Kelebihan tinggi badan, pemain asing baru Hangtuah dipulangkan

Dia melanjutkan, situasi tersebut membuat Hangtuah mau tidak mau mencari guard lain untuk membantu tim mengarungi seri terakhir IBL Pertamax 2018-2019 yang berlangsung di Yogyakarta mulai Jumat (15/2), dan partai tunda seri keenam kontra Bogor Siliwangi.

Partai yang ditunda karena lapangan GOR Pacific, Surabaya dianggap licin karena terkena air itu digelar pada Kamis (14/2) juga di Yogyakarta.

"Paling cepat pemain baru kami datang hari Rabu (13/2). Pasti ada soal jetlag, dan lainnya. Namun, mau tak mau dia akan dimainkan hari Kamis," tutur Andika.

Dengan demikian, Hangtuah praktis bergantung pada pemain impornya yang lain yaitu center Jared Lee Scott.

Hangtuah pun mulai pesimistis dengan peluang mereka ke playoff IBL 2018-2019. Saat ini, Hangtuah berada di posisi keempat klasemen sementara Divisi Merah.

"Target dari awal musim adalah kami bisa menembus playoff. Sekarang kami lebih pesimistis, tetapi mental pemain tetap bagus. Buktinya, di laga terakhir seri ketujuh ketika kami berlaga dengan satu pemain asing, anak-anak mampu memberikan perlawanan dan bahkan memimpin di babak pertama meski akhirya kalah dari Hangtuah," kata Andika.

Pihak IBL memulangkan pemain asing baru Hangtuah Bryquis Perine karena tidak memenuhi syarat tinggi badan. Dalam keterangan IBL, Bryquis bertinggi badan 190 centimeter.

Berdasarkan aturan IBL, setiap tim memiliki jatah dua pemain impor di skuat, di mana satu di antaranya adalah "small man" dengan tinggi maksimal 188 centimeter dan lainnya "big man" dengan tinggi badan bebas.

Hangtuah sebelumnya telah memiliki "big man" Jared Lee Scott yang bertinggi badan 209 centimeter.  

Bryquis sudah tampil di satu laga IBL untuk Hangtuah, tepatnya di seri ketujuh menghadapi Stapac, Jumat (8/2), di Malang.

Baca juga: Hangtuah perbesar peluang ke playoff IBL

Baca juga: Hangtuah tanpa beban di gim ketiga semifinal


Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

TNI AL Dukung Gerakan Ayo Makan Ikan

Komentar