counter

Pasar saham Australia cenderung datar awal perdagangan

Pasar saham Australia cenderung datar awal perdagangan

Bursa Efek Australia (ASX). (REUTERS/Steven Saphore )

Tenggat waktu yang semakin dekat pada negosiasi perdagangan China-AS, Brexit, dan pembangunan dinding perbatasan AS-Meksiko, semuanya merupakan ancaman pasar
Sydney (ANTARA News) - Pasar saham Australia cenderung datar pada awal perdagangan Selasa, dengan pergerakan harga saham beragam di seluruh sektor.

Pada pukul 10.45 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik tipis 2,8 poin atau 0,046 persen menjadi diperdagangkan di 6.063,60 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah hanya 2,9 poin atau 0,047 persen menjadi 6.131,50 poin.

"Tenggat waktu yang semakin dekat pada negosiasi perdagangan China-AS, Brexit dan pembangunan dinding perbatasan AS-Meksiko, semuanya merupakan ancaman pasar," kata kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

"Tema umumnya adalah penguatan dolar AS, memperpanjang kenaikannya untuk sesi kedelapan berjalan, setelah The Fed dengan jelas mengisyaratkan sikap dovish."

Secara lokal, saham-saham energi terangkat seperti halnya keuangan dan perawatan kesehatan, sementara jasa-jasa komunikasi melonjak.

Di sisi lain, sebut Xinhua, saham-saham material melemah seperti halnya sektor industri dan konsumen, sementara teknologi informasi merosot.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia sebagian besar lebih tinggi, dengan ANZ naik 0,57 persen, National Australia Bank naik 0,41 persen dan Westpac Bank naik 0,30 persen. Namun, Commonwealth Bank turun 0,20 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih rendah, dengan BHP turun 0, 11 persen, Fortescue Metals turun 1,60 persen dan Rio Tinto turun 0,65 persen. Namun, penambang emas Newcrest naik 0,45 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas negara beragam, dengan Oil Search naik 0,20 persen, Santos naik 0,32 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,29 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia melemah, dengan Coles turun 1,29 persen dan Woolworths turun 0,76 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,62 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas kehilangan 0,53 persen dan perusahaan biomedis CSL terangkat 0,75 persen.

Baca juga: Bursa Wall Street bervariasi dipicu harapan perdagangan dan kekhawatiran penutupan pemerintah
Baca juga: Harga minyak turun tertekan kenaikan jumlah "rig" AS dan kekhawatiran permintaan
Baca juga: Dolar AS menguat di tengah penurunan pound Inggris

 

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Trade Expo 2019 targetkan nilai transaksi 1,7 miliar dolar AS

Komentar