Cikampek (ANTARA News) - Wakil Direktur Lalulintas Mabes Polri Kombes Pol Adjar Triada mengaku akan menurunkan tiga unit helikopter untuk menurunkan petugas lalu lintas, jika Gerbang Tol Cikopo, Persimpangan Mutiara hingga Persimpangan Jomin macet total. "Kalau perlu, dari ketiga helikopter itu ada helikopter yang berfungsi sebagai penolong atau bermanfaat sebagaimana ambulance biasanya," kata Adjar kepada pers usai mengunjungi Pos Pengamanan Gerbang Tol Cikampek bersama PT Jasa Marga dan PT Jasa Raharja di Cikampek, Senin. Pengerahan helikopter tersebut diakuinya sebagai bentuk pengabdian aparat kepolisian kepada masyarakat. Sehingga para pemudik bisa merasa nyaman dan aman dalam melangsungkan mudiknya. Kepala PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek Robert Sitorus mengatakan, pada H-4 Idul Fitri 1428 nanti rencananya gerbang Tol Cikampek dikhususkan sebagai gerbang keluar. Sedangkan gerbang masuknya dialihkan ke gerbang Tol Kalihurip. Dengan demikian, sebanyak enam gardu dan 16 gardu operasi di gerbang Tol Cikampek akan melancarkan keluarnya kendaraan dari gerbang Tol Cikampek. Diperkirakan, lonjakan kendaraan akan terjadi pada H-3 atau H-2 mendatang, karena semakin dekat dengan lebaran. "Rencana gerbang tol hanya untuk jalur keluar, akan kami koordinasikan lebih lanjut lagi kepada Polwil," katanya. Sementara itu, PT Jasa Marga Cabang Cikampek mencatat pada H-6 (7/10) kemarin sebanyak 17.737 kendaraan keluar gerbang Tol Cikopo dan sebanyak 16.759 unit kendaraan yang masuk gerbang tol. Untuk H-6 pada musim mudik tahun lalu, terdapat 17.717 kendaraan yang keluar gerbang tol, sedangkan kendaraan yang masuk mencapai 14.790 unit kendaraan. (*)

Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2007