Sampah yang diangkut dari pesisir pantai Kota Kupang capai ribuan kilogram

Sampah yang diangkut dari pesisir pantai Kota Kupang capai ribuan kilogram

Warga berjalan di tengah-tengah sampah yang berserakan di Pantai Oesapa Kota Kupang, NTT, Jumat (25/1/2019). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan Kota Kupang, ibu kota Provinsi NTT sebagai salah satu kota sedang terkotor di Indonesia bersama Sorong dan Palu dalam penilaian Program Adipura periode 2017-2018. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/wsj. (Antara Foto/Kornelis Kaha)

Jumlah sampah yang dikumpulkan itu terdiri atas sampah-sapah anorganik seperti plastik, logam serta kaca dan juga sampah organik
Kupang (ANTARA) - Sebanyak 20.711 kilogram sampah diangkut dari enam titik pesisir pantai di Kupang saat dilaksanakannya aksi bersih sampah memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Ada kurang lebih 20.711 kilogram sampah yang diangkut saat dilaksanakan aksi bersih sampah di enam titik pantai di Kupang pada Senin (4/3) kemarin," kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT, Timbul Batubara, kepada wartawan di Kupang, Selasa.

Ia mengatakan data soal jumlah sampah yang diangkut itu baru bisa disampaikan saat ini karena masih dilakukan perhitungan, baik di wilayah kota Kupang sendiri maupun di beberapa wilayah lain di NTT karena dilakukan secara serentak.

Jumlah sampah yang dikumpulkan itu terdiri atas sampah-sapah anorganik seperti plastik, logam serta kaca dan juga sampah organik.

"Dari jumlah sampah yang dikumpulkan itu kemudian diangkut menggunakan 13 unit truk sampah, untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir," tambah dia.

Melihat banyaknya sampah-sampah yang dikumpulkan itu, pihak BBKSDA mengimbau agar masyarakat kota Kupang dapat menjaga dan merawat lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Karena kata dia dampaknya akan sangat buruk baik bagi manusia hingga bagi hewan khususnya hewan laut.

Aksi bersih sampah itu tidak hanya dilakukan di enam titik pesisir pantai, tetapi juga dilakukan di dasar laut. Sampah-sampah dasar laut dipilih oleh para penyelam dari TNI AL.

Aksi bersih sampah tidak hanya dilakukan di Kota Kupang, aksi sama sama juga dilakukan di Taman Wisata alam (TWA) Ruteng dengan jumlah sampah yang terangkut mencapai 2.400 kilogram.

Kemudian juga di juga TWA 17 pulau kurang lebih 650 kg, teluk Maumere 139 .Secara keseluruhan pada acara HPSN 2019 kurang lebih 23.900 kg.

Baca juga: Kawasan pesisir pantai Kupang-NTT dibersihkan ribuan warga

Baca juga: Tong sampah wajib disediakan pelaku usaha di Kupang-NTT

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kementerian LHK intensifkan penanganan sampah medis

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar