counter

Evakuasi korban longsor Tiu Kelep dilanjutkan Senin Pagi

Evakuasi korban longsor Tiu Kelep dilanjutkan Senin Pagi

Sejumlah warga tengah mengevakuasi wisatawan yang terjebak di air terjun Tiu Kelep, Desa Senaru, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 40 wisatawan yang didominasi asal Malaysia terjebak pascagempa tektonik 5,8 SR pada Minggu (17/3/2019) sore. (Foto Relawan Gerakan Membersihkan Masjid/Gemas)

Mataram (ANTARA) - Upaya evakuasi korban longsor di kawasan wisata Air Terjun Tiu Kelep, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, akan dilanjutkan Senin (18/3) Pagi.

"Karena ini sudah malam dan tempatnya juga berbahaya jadi evakuasi pencarian korban akan dilanjutkan besok pagi," kata Sekertaris Daerah Pemkab Lombok Utara Suardi yang ditemui Antara di pintu masuk kawasan wisata Air Terjun Tiu Kelep, Minggu malam.

Hal itu diungkapkannya setelah sebelumnya melakukan pertemuan dengan instansi terkait yang berfungsi dalam upaya evakuasi bencana di kawasan wisata Air Terjun Tiu Kelep.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram I Nyoman Sidakarya, usai pertemuannya dengan instansi terkait, ia mengatakan,  diduga masih ada seorang WNA asal Malaysia di dalam kawasan yang upaya evakuasinya akan dilanjutkan pada Senin pagi,

"Besok kita lihat cuaca kalau kondisinya memungkinkan, cuaca cerah, jam 07.00 Wita kita akan menuju lokasi," kata Sidakarya.

Dalam kegiatannya, Sidakarya mengatakan bahwa tim yang akan turun melakukan evakuasi merupakan tim gabungan.

"TNI, Polri, dari Brimob, Polsek, Polres, BPBD, ada juga dari SAR Unit dan Basarnas. Kurang lebih seratus orang akan turun," ujarnya. 


Baca juga: Kemenlu Malaysia nyatakan satu warga jadi korban gempa bumi Lombok Timur
Baca juga: 12 warga Malaysia korban longsoran air terjun Tiu Kelep dilarikan ke Puskesmas Bayan

Pewarta: Dhimas Budi Pratama
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar