counter

Kawasan Taman Nasional Lore Lindu jadi momok masyarakat

Kawasan Taman Nasional Lore Lindu jadi momok masyarakat

Illustrasi: Sejumlah pengunjung berada di Kawasan Ekowisata Tambing di Desa Sedoa, Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)

Kami berharap pada 2019 jalannya sudah mulai dikerjakan
Poso,Sulteng (ANTARA) - Kawasan Taman Nasional Lore Lindu di Sulawesi Tengah menjadi momok bagi masyarakat sekitar karena dianggap sebagai suatu area yang tidak bisa dijamah sama sekali.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) menjembatani kerja sama antara pengelola Taman Nasional Lore Lindu dengan pemerintah desa di Kecamatan Lore Barat.

Wakil Bupati Poso, Zamsuri, Senin mengharapkan kerja sama tersebut bisa menghapus anggapan bahwa Taman Nasional Lore Lindu tidak bisa disentuh sama sekali oleh masyarakat di Lembah Bada yang tinggal di sekitar kawasan konservasi.

Selain itu, ia mengharapkan kerja sama tersebut bisa memberikan dampak saling menguntungkan di mana pengelola kawasan konservasi Taman Nasional Lore Lindu bisa membina masyarakat dalam memanfaatkan kawasan tersebut sesuai aturan yang berlaku.

Wakil Bupati Zamsuri mengatakan masyarakat bukan tidak boleh menyentuh kawasan konservasi. Dibolehkan, kata dia, asal kegiatan-kegiatan yang dilakukan di dalam kawasan sesuai aturan-aturan yang telah ditetapkan pemerintah dan juga atas bimbingan dari Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu.

Menurut dia, dengan adanya kerja sama dimaksud, pihak Taman Nasional Lore Lindu tentu akan mendidik dan membina masyarakat bagaimana agar bisa meningkatkan ekonomi dan taraf hidup mereka, tanpa harus mengganggu kawasan konservasi.

Karena itu, pihaknya  mendorong program pemberdayaan yang dilakukan selama ini oleh pengelola Taman Nasional Lore Lindu kepada masyarakat yang ada di sekitar kawasan konservasi, khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Poso.

Wabup Zamsuri juga mengatakan pemerintah akan membuka akses jalan untuk menghubungkan Kecamatan Lore Barat dan Lore Selatan dengan Kecamatan Lore Timur, Lore Tengah, Lore Piore dan Lore Utara sehingga masyarakat yang akan menuju Lore Barat dan Lore Selatan tidak lagi harus berputar lewat Poso-Tentena.

Begitu pula dengan masyarakat dari Lore Barat dan Lore Selatan bisa langsung menuju Palu, tanpa harus lewat Poso-Tentena yang jaraknya memang cukup jauh.

Jarak dari Palu menuju Lembah Bada mencapai sekitar 400 kilometer. Padahal jika dari Palu lewat Napu, Lore Utara hanya sekitar 200 kilometer saja. "Kami berharap pada 2019  jalannya sudah mulai dikerjakan," ujar Zamsuri.

Pewarta: Anas Masa
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lumba-lumba kembali dievakuasi ke Taman Nasional Bali Barat

Komentar