counter

Truk tangki Pertamina yang dibajak telah dikawal ke SPBU tujuan

Truk tangki Pertamina yang dibajak telah dikawal ke SPBU tujuan

Illustrasi: Seorang Awak Mobil Tangki (AMT) bersiap melakukan pengisian bahan bakar minyak ke dalam mobil tangki Pertamina di Terminal BBM Jakarta Group Plumpang, Jakarta Utara (ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf)

Alhamdulillah, (sopir) tidak apa-apa, cuma ya mereka harus ditukar agar bisa istirahat
Jakarta (ANTARA) - Dua unit mobil tangki milik PT Pertamina yang telah dibajak orang tak dikenal pagi ini telah dikawal ke SPBU tujuan.

"Langsung ke SPBU dengan pengawalan," kata Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Nina Sulistyowati ditemui di Komisi VII DPR Jakarta, Senin.

Nina menjelaskan dua truk tangki itu membawa bahan bakar minyak jenis biosolar. Sementara kedua sopir yang membawa truk juga telah diganti agar bisa beristirahat setelah kejadian tersebut.

"Alhamdulillah, (sopir) tidak apa-apa, cuma ya mereka harus ditukar agar bisa istirahat," katanya.

Meski demikian, Nina mengaku belum bisa mengungkapkan motif pembajakan hingga pelaku pembajakan. "Saya harus periksa lebih lanjut," ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya telah menggunakan sistem GPS Tracking untuk melacak truk tangki bahan bakar yang beroperasi. Ia pun memastikan sistem tersebut berfungsi dengan baik di dua truk yang dibajak.

"Bahkan untuk mengurangi kecelakaan, kami baru saja telah menemukan alat untuk mengetahui sensor panas. Jadi terkait keselamatan pengendara sudah menjadi prioritas kami," katanya.

Pertamina, lanjut dia , juga telah bekerjasama dengan kepolisian dalam upaya pengamanan. Hanya saja, menurut dia, koordinasi perlu lebih dimatangkan untuk mencegah hal serupa kembali terjadi.

"Selama ini kami sudah bekerja sama dengan baik bersama kepolisian. Ini hanya, koordinasi sudah berjalan, kita tinggal menyiapkan lebih matang," tuturnya.

Baca juga: Sopir dan kernet diperiksa terkait pembajakan truk tangki Pertamina

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polda Jabar akan usut ledakan pipa Pertamina

Komentar