counter

Mahyudin: Kita harus rawat persatuan agar Indonesia aman sentosa

Mahyudin: Kita harus rawat persatuan agar Indonesia aman sentosa

Wakil Ketua MPR, Mahyudin, saat sosialisasi Emoat Pilar MPR, di hadapan Kerukunan Keluarga Besar Makasar, di Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, Kamis. (Humas MPR)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR, Mahyudin, mengingatkan agar seluruh komponen bangsa merawat persatuan dan kesatuan guna memastikan Indonesia dapat terus berdiri aman sentosa.

Mahyudin saat sosialisasi Empat Pilar MPR di hadapan Kerukunan Keluarga Besar Makassar, di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis, mengingatkan, tidak ada yang bisa menjamin bangsa Indonesia akan bertahan hingga 100 tahun lagi. Faktanya banyak bangsa yang sebelumnya dinilai kuat, berpengaruh bahkan memiliki banyak negara jajahan tapi ternyata kini negara itu sudah tidak ada lagi.

Dua di antara negara yang dulunya kuat dan kini tidak ada lagi adalah Andalusia dan Uni Soviet. Pada zamannya, Andalusia adalah negara yang sangat kuat dan ditakuti baik oleh kawan maupun lawan-lawannya. Sedang Uni Soviet dikenal sebagai negara super power, yang hanya bisa ditandingi oleh Amerika beserta sekutunya. Tetapi kini baik Andalusia maupun Uni Soviet sudah hancur lebur, dan tidak ada lagi di peta dunia.

"Jadi, tidak ada yang bisa menjamin, bahwa bangsa Indonesia akan bertahan selamanya. Bisa saja satu saat Indonesia akan sirna jika kita tidak bagus dalam menjaga dan merawatnya", kata Mahyudin dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis.

Untuk menjaga agar kemungkinan Indonesia lenyap dari muka Bumi itu tidak terjadi, seluruh masyarakat harus memiliki kepedulian terhadap keselamatan NKRI. Masyarakat tidak boleh terpengaruh politik pecah-belah, seperti yang pernah terjadi pada zaman penjajahan Belanda. Masyarakat juga harus mengutamakan persatuan dan kesatuan di atas kepentingan pribadi dan golongan, katanya.

"Kita harus bangkit dari kebodohan. Pendidikan harus diutamakan, karena hanya dengan pendidikan generasi muda kita bisa bersaing dengan pemuda-pemuda lain di berbagai belahan dunia", kata Mahyudin.

Mendekati pemilu 2019, Mahyudin mengingatkan agar masyarakat tidak gampang dibohongi berita hoax. Caranya, masyarakat tidak dengan mudah menyebarkan sebuah berita, jika kebenarannya belum bisa dipastikan.

"Apapun pilihannya kita tidak boleh terpecah belah. Siapapun presiden yang akan terpilih Indonesia harus tetap aman sentosa", kata Mahyudin menambahkan.

Pewarta: M Arief Iskandar
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar