counter

Hujan Salju, Pemilih tetap Bersemangat di TPSLN Warsawa

Hujan Salju, Pemilih tetap Bersemangat di TPSLN Warsawa

Sebanyak 204 Warga Negara Indonesia (WNI) mengikuti Pemilihan Umum 2019 di TPSLN Warsawa bertempat di KBRI Warsawa pada Sabtu, 13 April 2019. (KBRI Warsawa)

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 204 Warga Negara Indonesia di Polandia yang terdiri atas 147 orang pemilih terdaftar, 42 orang pemilih pindahan dengan surat keterangan pindah dan 15 orang pemilih khusus yang datang hanya menggunakan identitas diri, telah mengikuti Pemilihan Umum 2019 di TPSLN Warsawa bertempat di KBRI Warsawa pada Sabtu, 13 April 2019.

Walau hujan salju sempat mengguyur Warsawa pada pagi hari ditambah udara dingin yang menusuk tulang, tidak menyurutkan semangat para WNI di Polandia untuk mengikuti pemilu kali ini, berdasarkan keterangan tertulis dari KBRI Warsawa di Jakarta, Minggu.

Antusiasme  warga negara Indonesia di Polandia untuk menjadi bagian dari pesta demokrasi ini sangat tinggi.

Sejumlah warga bahkan datang dari luar kota. Ada yg pergi subuh-subuh dari kotanya menggunakan mobil pribadi, bus maupun kereta api, dandan juga yang datang dari hari sebelumnya dan menginap semalam sambil berwisata di Warsawa.

Para pencoblos dan keluarganya rupanya banyak yang kangen makanan Indonesia. Terbukti, sajian kuliner nusantara habis tak bersisa hingga penyelenggaraan pemilu di KBRI Warsawa usai.

Penyelenggaraan pemilu di KBRI Warsawa berakhir pada pukul 18.00 waktu setempat.

Pemilu berlangsung aman dan tertib. Sebagai informasi, sebanyak 384 WNI terdaftar sebagai pemilih di Polandia, dengan 175 di antaranya melakukan pemilihan melalui pos.

Hingga 13 April 2019, total surat suara pos yang kembali diterima PPLN mencapai 204 suara.

Baca juga: Pemilu RI 2019 di Houston dimeriahkan dengan dangdutan
Baca juga: Pelaksanaan pemungutan suara di Paris berlangsung aman dan lancar
Baca juga: Cerita mereka yang nyoblos di luar negeri

Pewarta: Azis Kurmala
Editor: Maria D Andriana
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Moeldoko: pemilu usai, tinggalkan buzzer politik

Komentar