counter

Srikandi Cup

Tenaga Baru Pontianak menang tipis atas Flying Wheel Makassar

Tenaga Baru Pontianak menang tipis atas Flying Wheel Makassar

Pertandingan perbaikan peringkat Srikandi Cup antara Tenaga Baru Pontianak (ungu) melawan Flying Wheel Makasar di GOR Ki Bagoes Hadikoesome, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Kamis (25/4/2019). (Foto dok panitia)

Sleman (ANTARA) - Tim bola basket putri Tenaga Baru Pontianak berhasil menundukan Flying Wheel Makassar 67-60, dalam pertandingan Srikandi Cup 2018-2019 di GOR Ki Bagoes Hadikoesome, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Kamis malam.

Laga ini digelar untuk menentukan perebutan peringkat akhir klasemen (posisi lima, enam dan tujuh), yang diikuti tiga tim yakni Tenaga Baru Pontianak, Scorpio Jakarta, Flying Wheel Makassar.

Kapten Tim Tenaga Baru Pontianak Anjelin Rosmika Simanjuntak menjadi pemain terbaik pada pertandingan tersebut. Anjelin berhasil membuat double-double 14 poin dan 10 steal, lima rebound, tiga assist.

Sementara Jumriah HL kembali produktif untuk timnya dengan 23 poin dan delapan rebound, empat assist, tiga steal.

Meski kedua tim sudah tidak lolos ke semifinal, namun pertandingan tetap berlangsung sengit selama empat kuarter berlangsung.

Kapten tim Flying Wheel, Vivit Dian Arini yang dimainkan 10 menit penuh oleh pelatih Eddy Winarso, membawa timnya unggul 14-10. Pemain yang mengenakan nomor punggung 11 tersebut mencetak lima angka, mengikuti di belakanganya Jumriah HL dengan sumbangsih empat angka.

Sementara Anjelin Rosmika Simanjuntak membuat empat poin di awal, terbanyak di antara rekan-rekannya.

Pada kuarter kedua,Tenaga Baru Pontianak berbalik unggul 30-24. Fanny Kalumata mengawali kebangkitan timnya lewat dua poin dari aksi penetrasi lay up, disusul empat poin beruntun Callista Elvira, membawa mereka unggul 16-20 memasuki lima menit waktu berjalan normal.

Di bawah waktu kurang dari satu menit, Tenaga Baru kembali mempertegas keunggulannya, kali ini berkat aksi Prisca Widiawati, namun Flying Wheel membalasnya dengan dua kali tembakan bebas Jumriah HL.

Sebelum kuarter kedua usai, Tenaga Baru menambah satu poin terakhirnya dari tembakan bebas Dara Tahirah.

Lepas turun minum Eddy Winarso menerapkan strategi baru dengan mengajak lawannya untuk bermain dengan tempo yang cepat.

Upaya ini terbilang ampuh, Flying Wheel mampu membuat 21 poin, bahkan berbalik unggul dengan selisih enam angka 45-39. Sayangnya mereka tidak mampu menjaga keunggulannya di kuarter pamungkas.

Tenaga Baru Pontianak akhirnya memastikan kemenangan mereka berkat dua tembakan bebas Fanny Kalumata 11 detik waktu tersisa yang memastikan margin selisih angka kemenangan menjadi lima angka (65-60), sebelum ditutup dengan dua tembakan bebas lagi dari Anjelin Simanjuntak.

"Kami tidak bisa memecahkan zona press mereka. Memang sayang kita sudah bangkit dan unggul di kuarter ketiga dan pertengahan kuarter ke empat. Mungkin juga salah satunya kita kurang adanya back up pemain, Musim depan kami akan menambah pemain di posisi point guard, shooting guard dan center," kata pelatih Flying Wheel Eddy Winarso.

Sedangkan Anjelin Rosmika Simanjuntak mengatakan saat kalah di kuarter ketiga, pelatih Irma mengintruksikan pemain Tenaga Baru membenahi pertahanan.

"Akhirnya kami bisa membenahi pertahanan kami walaupun kami baru bisa bangkit memasuki menit akhir. Meski menang, kami tidak puas dengan penampilan hari ini," katanya.

Flying Wheel Makassar masih akan melakoni satu pertandingan lagi melawan Scorpio Jakarta, Jumat (26/4). Sementara Tenaga Baru Pontianak akan meladeni Scorpio Jakarta pada hari Sabtu (27/4).

Baca juga: GMC Cirebon melangkah ke semifinal usai tundukkan Scorpio Jakarta

Baca juga: Sahabat Semarang kalahkan Flying Wheel Makassar 67-41


 

Pewarta: Victorianus Sat Pranyoto
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar