counter

Astra Otoparts akan tingkatkan kualitas penjualan luar negeri

Astra Otoparts akan tingkatkan kualitas penjualan luar negeri

Head of Investor Relations PT Astra Otoparts Tbk Baskoro Santoso di Jakarta, Jumat (26/4/2019). (ANTARA/Aji Cakti)

"Sebenarnya, seperti dijelaskan oleh direktur marketing kami, bahwa kami mau pada tahun ini lebih meningkatkan kualitas penjualan di masing-masing negara, bukan menambah negara," kata Head of Investor Relations PT Astra Otoparts Tbk Baskoro Santoso k
Jakarta (ANTARA) - PT Astra Otoparts Tbk (Astra Otoparts) berencana untuk meningkatkan kualitas penjualan di tiap negara tujuan ekspor pada 2019.

"Sebenarnya, seperti dijelaskan oleh direktur marketing kami, bahwa kami mau pada tahun ini lebih meningkatkan kualitas penjualan di masing-masing negara, bukan menambah negara," kata Head of Investor Relations PT Astra Otoparts Tbk Baskoro Santoso kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah menyuplai ke  35-40 negara, hanya saja Astra Otoparts ingin meningkatkan penjualan di masing-masing negara tujuan, bukan mau ekspansi ke negara lain lagi.

Jaringan distribusi internasional Astra Otoparts  mencakup Bolivia, Chile, Suriname, Yunani, Bulgaria, Ethiopia, Uganda, Kenya, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yaman, Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Australia.

Segmen ekspor merupakan salah satu faktor pendorong kenaikan laba bersih Astra Otoparts dalam triwulan pertama tahun 2019, selain kenaikan pendapatan dari pasar pabrikan otomotif (original equipment manufacturer atau OEM) dan pasar suku cadang pengganti.

Periode triwulan pertama tahun ini, Astra Otoparts membukukan pendapatan bersih sebesar Rp3,94 triliun, naik 2,74 persen dibandingkan pendapatan bersih dalam periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp3,83 triliun.

Laba bersih yang dicapai perusahaan tersebut pada periode ini sebesar Rp159,3 miliar, naik 9,15 persen dari laba bersih dalam periode triwulan I tahun lalu sebesar Rp145,3 miliar.

PT Astra Otoparts Tbk (Astra Otoparts) berencana menyiapkan belanja modal atau capital expenditures pada tahun ini antara Rp500 miliar sampai dengan Rp1 triliun.

Rencana besaran alokasi belanja modal tahun ini kurang lebih sama dengan rencana belanja modal yang dianggarkan oleh perusahaan pada tahun lalu.

Anggaran belanja modal tersebut rencananya akan digunakan oleh Astra Otoparts untuk peningkatan kapabilitas, serta untuk mendukung produk-produk baru.

Pertamina gandeng kepolisian awasi penjualan Gas Elpiji diatas HET

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar