Jakarta (ANTARA News) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meniadakan kegiatan bursa selama empat hari, mulai 20 hingga 25 Desember 2007, guna menyambut Hari Raya Idul Adha 1428 H dan Hari Raya Natal 2007. "Pada tanggal tersebut, kegiatan operasional bursa, kliring, dan penyelesaian transaksi bursa maupun layanan jasa kustodian sentral ditiadakan," kata Direktur Perdagangan BEI, MS Sembiring, di Jakarta, Jumat. Namun, khusus 21 dan 24 Desember 2007, ada beberapa transaksi yang dijalankan seperti biasa, yaitu kegiatan yang berhubungan dengan penyelesaian dan pembayaran pokok dan atau bunga terkait Surat Utang Negara (SUN) dan Seritifika Bank Indonesia (SBI). Selain itu, layanan Jasa Kustodian Sentral tetap buka mengikuti operasional Bank Indonesia Scripless Securities settlement System (BI-SSSS). Sistem tersebut merupakan saran transaksi dengan BI termasuk penatausahaan dan penataan surat berharga (SBI dan SUN). Sistem tersebut secara elektronik terhubung langsung antara peserta, penyelenggara,dan sistem BI-real Time Gross Sttlement (BI-RTGS). Sembiring mengatakan pada 26 Desember 2007, kegiatan operasional bursa, kliring, dan penyelesaian transaksi bursa maupun layanan jasa kurtodian sentral tetap berlangsung seperti biasa. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan kepada publik, khususnya investor, yang sejalan dengan kebijakan operasional Bank Indonesia (BI). Dia menambahkan pada 31 Desember 2007, kegiatan operasional bursa, kliring, dan penyelesaian transaksi bursa maupun layanan jasa kurtodian sentral kembali ditiadakan. "Hal ini sejalan dengan Sistem Kliring Nasional BI (SKNBI) yang juga ditiadakan pada tanggal tersebut," katanya. (*)

Copyright © ANTARA 2007