Menteri BUMN serahkan bantuan bina lingkungan di Purbalingga

Menteri BUMN serahkan bantuan bina lingkungan di Purbalingga

Menteri BUMN RIni Soemarno saat menyerahkan secara simbolis bantuan bina lingkungan dari sejumlah BUMN kepada Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi di Pondok Pesantren Rudlotul Muta’allimin Al Aziziyyah Desa Toyareja, Purbalingga, Sabtu (11/5/2019). (ANTARA/Sumarwoto)

Itu komitmen BUMN bahwa kita punya tanggung jawab untuk pemerintah bagaimana untuk memakmurkan dan menyejahterakan masyarakat
Purbalingga, Jateng (ANTARA) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyerahkan bantuan bina lingkungan dari sejumlah BUMN kepada Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen, Jawa Tengah.

Penyerahan bantuan yang merupakan bagian program pertanggungjawaban sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) dari sejumlah BUMN dan ditujukan untuk perbaikan tempat ibadah tersebut dipusatkan di Pondok Pesantren Rudlotul Muta’allimin Al Aziziyyah, Desa Toyareja, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Sabtu.

Saat memberikan sambutan, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk Kabupaten Purbalingga.

"Kami meyakini bantuan ini sangat bermanfat bagi masyarakat, khususnya kemaslahatan umat karena karena ditujukan sarana prasarana ibadah atau keagamaan, mulai dari masjid, musala, TPQ, dan Pondok Pesantren sehingga selain bermanfaat, juga membawa berkah bagi pemberi dan penerimanya," katanya.

Menurut dia, bantuan tersebut dialokasikan untuk desa-desa zona merah atau desa dengan kemiskinan paling tinggi.

Ia mengakui bahwa secara umum, Purbalingga termasuk kabupaten berzona merah dan menempati peringkat kelima di Jawa Tengah.

"Jadi memang Purbalingga masih banyak memerlukan bantuan-bantuan," katanya.

Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan penyerahan bantuan bina lingkungan atau CSR untuk tempat ibadah dan keagamaan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pada bulan Ramadhan.

Menurut dia, hal tersebut merupakan wujud tanggung jawab BUMN bukan hanya sebagai korporasi yang mencetak keuntungan, juga memberi kesejahteraan kepada lingkungan di mana BUMN tersebut beraktivitas.

"Itu komitmen BUMN bahwa kita punya tanggung jawab untuk pemerintah bagaimana untuk memakmurkan dan menyejahterakan masyarakat. Presiden selalu menekankan BUMN harus dikelola dengan profesional. Saya katakan kepada para Dirut (Direktur Utama BUMN) mari cetak keuntungan dengan begitu kita akan makin bisa bantu masyarakat," katanya.

Bantuan bina lingkungan yang diserahkan untuk Kabupaten Purbalingga sebesar Rp1 miliar yang akan diteruskan untuk 19 masjid/musala/taman pendidikan Al Quran.

Sementara untuk Kabupaten Kebumen sebesar Rp561.000.000, Kabupaten Cilacap sebesar Rp546.235.000, dan Kabupaten Banyumas sebesar Rp557.390.000.

Selain itu, dalam kegiatan yang bertajuk BUMN Hadir Untuk Negeri tersebut, Menteri Rini juga menyerahkan bantuan sebesar Rp100.000.000 untuk Pondok Pesantren Rudlotul Muta’allimin Al Aziziyyah Desa Toyareja.

Sejumlah BUMN yang turut serta dalam kegiatan tersebut di antaranya BNI, BTN, Bank Mandiri, BRI, Angkasa Pura I, Angkasa Pura II, PT KAI, Askrindo, Asabri, Jamkrindo, Sarinah, Djakarta Lloyd, Dahana, Peruri, dan Perumnas.

Baca juga: Menteri BUMN targetkan Bandara Purbalingga beroperasi Lebaran 2020
Baca juga: BUMN Mudik Bareng capai 250.388 orang

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kerugian negara akibat penyelundupan di Garuda Rp1,5 miliar

Komentar