counter

Liga Italia

Meski dituduh rasis, Cagliari tidak dihukum Serie A

Meski dituduh rasis, Cagliari tidak dihukum Serie A

Pemain Juventus Moise Kean (tengah) dikawal dua pemain Cagliari Luca Ceppitelli dan Fabio Pisacane. Pertandingan ini berbuntut panjang setelah fans Cagliari dituduh berbuat rasis kepada Kane dan Blaise Matuidi. (REUTERS/Alberto Lingria)

Jakarta (ANTARA) - Serie A tidak akan menerapkan sanksi apa-apa kepada Cagliari atas dugaan teriakan rasis dari para penggemar klub Sardinia ini kepada dua pemain Juventus Moise Keane dan Blaise Matuidi saat kedua klub bertanding April lalu.

Panel disiplin Seria A mengakui memang ada teriakan tercela tetapi tafsiran rasisnya lemah. "Tidak ada sanksi yang akan diterapkan kepada Cagliari," kata Serie A seperti dikutip Reuters.

Pertandingan itu berlangsung pada 2 April tetapi panel menangguhkan keputusan demi mendapatkan informasi lebih banyak dari delegasi pertandingan.

Kean, yang disoraki sepanjang laga, berdiri menghadapi pendukung Cagliari setelah mencetak gol dan merentangkan kedua tangannya setelah mencetak gol kedua Juve saat menang 2-0 mendekati akhir pertandingan.

Baca juga: De Rossi kecewa

Pendukung Cagliari menanggapi tingkah Kean dengan gumaman "huu" yang dalam sepak bola Italia dianggap rasis, padahal para penggemar mengaku cuma ingin mengganggu konsentrasi pemain lawan.

Suara menirukan kera juga terdengar dari barisan penonton.

Segera setelah gol itu gelandang Juventus asal Prancis, Matuidi mengajukan protes keras kepada wasit.

Sepak bola Italia dirusak oleh rasisme, sementara pihak berwenang dikritik karena tidak cukup tegas mengambil tindakan.

Kean sendiri sudah didenda dua ribu euro karena melakukan diving dalam pertandingan itu, demikian Reuters.

Baca juga: Allegri geli diisukan akan tinggalkan Juve

Arema FC tandai awal Liga 1 dengan 3 jersey baru

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar