counter

KOI harapkan banyak kejuaraan level dunia digelar di Indonesia

KOI harapkan banyak kejuaraan level dunia digelar di Indonesia

Ketua umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir. ANTARA/Bayu Kuncahyo/aa

Jakarta (ANTARA) - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) berharap Indonesia banyak menggelar kejuaraan level dunia sebagai salah satu upaya untuk mendukung rencana menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

"Untuk menjadi tuan rumah bukan hanya menyiapkan fasilitas, tapi juga prestasi. Untuk itu kami berharap cabang olahraga banyak menggelar kejuaraan internasional di Tanah Air," kata Erick Thohir di hadapan pengurus cabang olahraga di Jakarta, Minggu.

"Misalnya atletik menjadi tuan rumah kejuaraan dunia. Begitu juga angkat besi. Menjadi tuan rumah salah satu kejuaraan seri dunia," kata mantan presiden Inter Milan itu menambahkan.

Pelan tapi pasti, kata dia, prestasi atlet Indonesia memang mengalami peningkatan yang salah satunya adalah Lalu Muhammad Zohri yang sudah memastikan diri meraih tiket untuk tampil pada Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang dari cabang atletik nomor 100 meter.

"Intinya prestasi atlet kita juga harus mendunia. Momen Asian Games 2018 membuat level kita naik. Jadi tidak mustahil kita bisa bersaing untuk menjadi tuan rumah olimpiade," kata Erick menambahkan.

Keseriusan Indonesia maju sebagai kandidat menjadi tuan rumah olimpiade ditunjukkan dengan kehadiran Wakil Presiden Jusuf Kalla di markas Dewan Olimpiade Dunia atau IOC beberapa waktu lalu. Pembicaraan soal bidding tuan rumah olimpiade juga sudah dilakukan.

"Saat saya mendampingi Wakil Presiden saat berjumpa presiden IOC, Thomas Bach mengungkapkan kita salah satu kandidat kuat. Dia juga meminta kita prestasi olahraga kita sukses," kata salah satu pengusaha muda Indonesia itu.

Baca juga: Wapres sampaikan kesiapan Indonesia jadi tuan rumah Olimpiade 2032

Baca juga: Kemenpora minta JSC Palembang bersiap untuk Olimpiade


Erick mengaku bermimpi sepak bola Indonesia bisa bicara banyak pada kejuaraan empat tahunan itu. Apalagi pada olimpiade pemain yang bertandingan berusia di bawah 23 tahun.

"Kita punya potensi di situ. Kalau untuk menjadi tuan rumah piala dunia sepakat, baru 2038 atau 2042 jadi masih sangat lama. Kita fokus olimpiade dulu." kata mantan ketua Perbasi itu.

Sesuai dengan rencana, bidding tuan rumah Olimpiade 2032 bakal digelar 2024. Dengan persiapan yang maksimal, Erick optimistis Indonesia bisa menjadi tuan rumah pesta olahraga terbesar di dunia itu.

Baca juga: Erick Thohir siapkan kepanitiaan Olimpiade 2032

Baca juga: Bach "terkesan" dengan penawaran Olimpiade 2032 Queensland

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Erick Thohir terpilih menjadi anggota IOC

Komentar