Babinsa ajari bela negara kepada pelajar SMP di Pantai Timur

Babinsa ajari bela negara kepada pelajar SMP di Pantai Timur

Sertu Egberth Skofei, Babinsa dari Koramil 1712-02/Pantai Timur, Kodim 1712/Sarmi mengajari bela negara kepada pelajar SMP Negeri 1 Pantai Timur, Kampung Takar 1, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua. (Dokumen Kodim 1712/Sarmi)

Pelajaran bela negara itu berguna untuk meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan kepada anak-anak sejak usia sekolah di Kampung Takar 1, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi,
Jayapura (ANTARA) - Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1712-02/Pantai Timur, Kodim 1712/Sarmi mengajari bela negara kepada pelajar SMP Negeri 1 Pantai Timur, Kampung Takar 1, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua.

Dandim 1712/Sarmi, Letkol Inf Lamberth Jerry Mailoa ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, Selasa mengatakan Sertu Egberth Skofei bersama seorang rekannya yang memberikan materi bela negara kepada pelajar SMP tersebut.

"Pelajaran bela negara itu berguna untuk meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan kepada anak-anak sejak usia sekolah di Kampung Takar 1, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi," sebutnya.

Menurut dia materi yang diajarkan itu berupa wawasan kebangsaan dan empat pilar bangsa yang harus diketahui dan dipahami oleh pelajar atau generasi muda penerus bangsa.

"Inilah yang coba kami berikan, agar kedepannya para generasi muda memahami apa itu wawasan kebangsaan dan empat pilar kebangsaan," tambah Lamberth.

Sertu Egberth Skofei mengakui bahwa wawasan kebangsaan dan empat pilar bangsa belum banyak pelajar memahami hal itu.

"Saat ini pemahaman wawasan kebangsaan di lingkungan murid atau pelajar sekolah hanya setengah saja bahkan ada yang tidak mengerti sama sekali, oleh karena itu kita berupaya untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila dan perjuangan bangsa agar generasi kita mengerti dan memahami jati diri bangsa Indonesia," jelas Sertu Egberth Skofei yang merupakan putra daerah kelahiran Sarmi.

Secara terpisah, Kepsek SMP Negeri 1 Pantai Timur, Leo Kantum mengatakan bahwa pelajarnya harus mendapatkan materi bela negara, wawasan kebangsaan dan pilar-pilar bangsa sebagai bekal ilmu.

"Siswa siswi sekolah harus peduli terhadap apa yang menjadi kewajiban sebagai warga negara yang baik, salah satunya adalah menghargai para pahlawan, mengikuti upacara bendera setiap hari senin, memperingati hari-hari bersejarah seperti 1 Juni 2019 hari lahirnya Pancasila, dan yang lain," ujarnya.

Ia mengapresiasi dan berterima kasih atas kegiatan mengajar bela negara yang dilakukan oleh Babinsa Koramil Pantai Timur.

"Saya berharap murid sekolah kami selalu mendapat bimbingan materi bela negara oleh Babinsa agar dapat membentuk mental juang yang tinggi bagi generasi muda khususnya siswa siswi SMP Negeri 1 Pantai Timur," katanya.

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar