Menteri Susi lepas liarkan 37.000 benih lobster di Banyuwangi

Menteri Susi lepas liarkan 37.000 benih lobster di Banyuwangi

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat memimpin pelepasliaran benih lobster di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (1/6/2019). (Dokumentasi Kementerian Kelautan dan Perikanan)

Mereka tergiur dengan harga tinggi yang ditawarkan pembeli dari luar negeri. Padahal, harga tersebut masih jauh lebih rendah apabila dibandingkan dengan harga lobster yang dibiarkan besar terlebih dahulu
Jakarta (ANTARA) - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memimpin pelepasliaran 37.000 benih lobster di perairan Taman Nasional Pulau Menjangan, Banyuwangi, Jawa Timur, yang merupakan hasil pengamanan dalam operasi gabungan aparat terkait penyelundupan benih lobster.

"Benih lobster selundupan tersebut diduga berasal dari daerah Jawa Barat dan Lombok NTB," kata Menteri Susi dalam siaran pers KKP yang diterima di Jakarta, Minggu.

Pelaku penyelundupan, lanjutnya, mengumpulkan dan membeli benih lobster dari para pengepul untuk dijual ke luar negeri dengan harga yang sangat menggiurkan.

Oleh karena itu, ujar dia, tak heran masih banyak ditemukan kasus penyelundupan meskipun petugas rutin melakukan pengamanan dan pengawasan di berbagai titik lalu lintas produk perikanan.

"Mereka tergiur dengan harga tinggi yang ditawarkan pembeli dari luar negeri. Padahal, harga tersebut masih jauh lebih rendah apabila dibandingkan dengan harga lobster yang dibiarkan besar terlebih dahulu," ucap Susi.

Menteri Kelautan dan Perikanan mengutarakan harapannya agar benih lobster yang dilepasliarkan ini menjadi potensi masa depan lobster yang bisa ditangkap oleh kalangan nelayan wilayah Banyuwangi dan Bali bagian barat.

Ia pun meminta agar tidak ada lagi masyarakat yang menyelundupkan benih lobster dan lobster bertelur maupun komoditas perikanan yang dilarang lainnya untuk menjaga stok di alam.

"Pemerintah membuat regulasi untuk melindungi dan menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan kita. Untuk siapa? Untuk kita semua dan generasi yang akan datang. Jangan sampai generasi mendatang tidak bisa lagi menangkap lobster di perairan Indonesia karena eksploitasi yang berlebihan," ujarnya.

Pelepasliaran itu sendiri dilakukan bersama jajaran Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Surabaya I, Wilker KIPM Banyuwangi, Kepolisian dan TNI AL setempat, serta Basarnas.

Benih lobster yang terdiri dari 5.000 ekor jenis mutiara dan 32.000 ekor jenis pasir tersebut merupakan hasil pengamanan dalam operasi gabungan Unit Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim bersama Petugas Balai KIPM Surabaya I, di Jl. KH. Mashum Achmad, Tanggulangin, Sidoarjo pada Kamis (30/5).

 

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BKIPM Yogyakarta lepas liarkan benih lobster selundupan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar