Kagama Solo aksi sosial bagikan sarung Lebaran

Kagama Solo aksi sosial bagikan sarung Lebaran

Anggota Kagama Solo Raya dengan sosok berkostum Spiderman aksi sosial membagi-bagikan sarung kepada warga menjelang Lebaran, di halaman Balai Kota Surakarta, Senin (3/6). (ANTARA/M. Ayudha)

Solo (ANTARA) - Sejumlah warga yang tergabung dalam Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Solo Raya melakukan aksi sosial dengan membagi-bagikan sarung kepada masyarakat menjelang Lebaran, di halaman Balai Kota Surakarta, Senin.

Aksi sosial itu dengan menghadirkan sosok yang mengenakan pakaian manusia super hero, Spiderman, sehingga menarik perhatian masyarakat yang sedang melintasi Jalan Jenderal Sudirman Kota Solo.

Ketua Kagama Solo Raya KGPH Dipokusumo mengaku pihaknya membagikan sarung dan yang zakat kepada masyarakat dengan melibatkan sosok berkostum Spiderman agar menjadi daya tarik warga Solo sehingga ikut bergabung dalam aksi sosial itu.

"Kami aksi sosial melibatkan orang mengenakan Spiderman menjadi unik daya tarik warga untuk mendekat," kata dia.

Dalam kegiatan itu, sosok Spiderman menampilkan berbagai atraksi yang menunjukkan bahwa dia selalu hadir untuk menolong masyarakat setiap ada bahaya. Ia kemudian memberikan sarung kepada warga dengan dikalungkan di leher masing-masing penerima.

Hal ini, kata dia, ternyata menjadi perhatian warga Solo.

Ia menyebut aksii sosial seperti itu sudah menjadi kegiatan rutin Kagama Solo Raya setiap tahun, menjelang Lebaran.

Dalam aksi itu, Kagama membagikan 1.000 sarung kepada warga yang membatuhkan.

Pihaknya berharap, sarung itu dimanfaatkan masyarakat saat berlebaran nanti.

Supardi (63), salah satu warga Solo yang menerima sarung, mengaku senang mendapat sarung menjelang Lebaran ini.

Sarung itu, katanya, dapat dipakai untuk Shalat Idul Fitri mendatang.

"Saya senang mendapat jatah sarung bisa untuk Lebaran," katanya.

Menyinggung tokoh Spriderman, dia mengaku tidak mengenal tokoh-tokoh super hero dari luar negeri.

Dia mengaku hanya mengetahui tokoh-tokoh dalam dunia pewayangan, seperti Gatotkaca, Arjuna, dan Werkudoro.

Ia menyebut tokoh dunia pewayangan itu, terkenal sakti dan membantu rakyat yang lemah.
 

Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar