counter

KPAI: Ortu jangan panik saat anak menangis di pesawat

KPAI: Ortu jangan panik saat anak menangis di pesawat

Membawa bayi dalam perjalanan menggunakan pesawat perlu persiapan khusus. (Shutterstock)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Rita Pranawati mengatakan orang tua hendaknya tidak panik saat anak menangis dalam perjalanan menggunakan pesawat.

"Ibu dan ayah harus tenang. Kalau orang tua panik biasanya anak juga terbawa menjadi tidak tenang," kata Rita saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Rita mengatakan orang tua perlu mempersiapkan anak bayinya ketika akan melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang.

Pertama yang perlu dipastikan adalah bayi dalam keadaan kenyang ketika naik ke atas pesawat terbang.

"Bila bayi masih usia di bawah enam bulan, sebaiknya disusui ketika terbang atau tidur. Hal itu untuk melindungi pendengaran bayi saat di atas pesawat," tuturnya.

Orang tua juga perlu membawa barang-barang, terutama mainan, yang disukai anak sehingga perhatiannya bisa teralihkan.

Rita mengatakan kesulitan seorang ibu yang bepergian bersama bayinya perlu dipahami oleh banyak orang.

"Ketika seseorang berumah tangga dan memiliki anak, dia akan merasakan bagaimana kesulitan seorang ibu bepergian bersama bayinya. Semoga dia bisa lebih berempati," katanya.

Sebelumnya, pesinetron Angela Gilsha menjadi perhatian warganet karena mengungkapkan kekesalannya media sosial terhadap seorang bayi yang menangis di dalam pesawat melalui media sosial.

Kejadian tersebut juga sempat menjadi pemberitaan sebuah media daring di luar negeri. Angela Gilsha telah meminta maaf atas unggahannya di media sosial tersebut. 

Baca juga: KPAI: Pahami kesulitan ibu bepergian bersama bayinya
Baca juga: Widi Mulia: Wajar jika anak kecil menangis di pesawat
Baca juga: Kemarin, tips naik pesawat bersama bayi hingga rutinitas usai libur

Pewarta: Dewanto Samodro
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PB Djarum dan KPAI sepakat damai di hadapan Menpora

Komentar