London (ANTARA News) - Delegasi dari Bank Muamalat Indonesia (BMI) yang terdiri atas Direktur Utama A Riawan Amin, beserta Direktur BMI, U Saefudin Noer dan staf khusus Direktur Utama Rachmat Santoso menghadiri pertemuan tingkat tinggi Islamic Finance ke-7 yang diadakan di Royal Lancaster Hotel, dari 5 hingga 6 Februari mendatang. Kehadiran delegasi Bank Muamalat juga disertai DR Alwi Shihab, utusan khusus Presiden RI untuk negara-negara Timur Tengah, termasuk Organisasi Konferensi Islam (OKI), demikian keterangan Counsellor Information and Socio-Cultural Affairs, Kusuma Pradopo KBRI London kepada ANTARA, Senin. Dalam pertemuan tinggi keuangan Islam itu antara lain akan dibahas berbagai masalah isu global yang menyangkut financial Islam, termasuk bank Syariah yang sangat berkembang di Kerajaan Inggris, serta target pemasaran untuk tahun 2008. Menurut Kusuma Pradopo, delegasi dari Bank Muamalat selain menghadiri pertemuan tingkat tinggi Islamic Finance, juga akan mengikuti pertemuan Board Meeting ke 18 International Islamic Financial Market (IIFM). Dalam pertemuan IIFM itu, A Riawan Amin, juga akan menyampaikan makalahnya yang berjudul "Bank Muamalat Indonesia & Islamic International Rating Agency (IIRA), Official Announcement of Shariah Quality Rating". Pertemuan Board Meeting IIFM itu diadakan di Institute of Directors, Pall Mall London, Senin. IIFM didirikan di Bahrain pada 2002 oleh Bank Pembangunan Islam (Islamic Development Bank) bersama Bank Sentral Bahrain, Malaysia, Sudan dan Indonesia serta Kementerian Keuangan Brunei. (*)

Copyright © ANTARA 2008