counter

Investor berhati-hati, pasar saham Aussie berakhir melemah

Investor berhati-hati, pasar saham Aussie berakhir melemah

Pria berjalan melewati Sydney Exchange Square. ANTARA/Shutterstock/pri

Indeks acuan S&P/ASX 200 turun 17,50 poin atau 0,26 persen menjadi 6.640,50 poin
Sydney (ANTARA) - Pasar saham Australia berakhir melemah setelah bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu, dengan sebagian besar sektor cenderung lebih rendah karena investor bersikap hati-hati.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 17,50 poin atau 0,26 persen menjadi 6.640,50 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 18,40 poin atau 0,27 persen menjadi 6.716,10 poin.

"Pasar Australia terus bergerak di kisaran sempit minggu ini karena para pemegang saham tetap sedikit berhati-hati ketika saham-saham mendekati tingkat tertinggi 11,5 tahun," kata analis pasar Commsec, Steven Daghlian.

Sektor industri dan perawatan kesehatan adalah dua sektor yang mencatat kenaikan, meskipun saham-saham sumber daya datar.

Kerugian saham-saham perbankan sangat membebani pasar secara keseluruhan, sementara layanan komunikasi dan utilitas merosot.

"KTT G20 mendatang di Osaka, Jepang, dimulai Jumat ini dengan Presiden Xi dan Trump diperkirakan akan membahas perdagangan," kata Daghlian.

"Ketidakpastian sengketa AS-China bersama-sama dengan ketegangan AS-Iran berkontribusi pada sifat hati-hati pasar minggu ini."

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah dengan Commonwealth Bank turun 0,23 persen, ANZ turun 1,05 persen, Westpac Bank turun 0,85 persen dan National Australia Bank turun 0,56 persen.

Saham-saham pertambangan beragam dengan Rio Tinto naik 0,76 persen, Fortescue Metals turun 1,34 persen, BHP turun 0,19 persen dan penambang emas Newcrest turun 0,84 persen.

Produsen minyak dan gas negara juga bervariasi, dengan Oil Search turun 0,14 persen, Santos turun 0,14 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,27 persen.

Supermarket terbesar Australia bervariasi dengan Coles naik 1,23 persen, dan Woolworths turun 0,03 persen.

Sementara itu, dilansir Xinhua, raksasa telekomunikasi Telstra turun 1,04 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas menguat 1,13 persen dan perusahaan biomedis CSL terangkat 0,68 persen.

Baca juga: Bursa Saham Hong Kong dibuka 0,50 persen lebih rendah
Baca juga: Bursa Tokyo melemah di tengah memudarnya ekspektasi pelonggaran Fed
Baca juga: Pasar saham Australia dibuka lebih rendah jelang KTT G20

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar