counter

Jokowi-Ma'ruf tonton sidang MK di ruang tunggu Lanud Halim

Jokowi-Ma'ruf tonton sidang MK di ruang tunggu Lanud Halim

Jokowi-Ma’ruf tonton sidang MK di ruang tunggu Lanud Halim (Agus Suparto)

Jakarta (ANTARA) - Capres-Cawapres Nomor Urut 01, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin bersama menonton sidang putusan perselisihan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden (sengketa Pilpres) Mahkamah Konstitusidi ruang tunggu Landasan Udara TNI AU Halim Perdana Kusuma Jakarta, Kamis malam.

Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden RI ketujuh rencananya akan bertolak ke Osaka, Jepang, Kamis malam untuk menghadiri KTT G-20.

Baca juga: Ma'ruf antar Jokowi menuju Bandara Halim Perdanakusuma

Sebelum bertolak, ia menjemput cawapresnya Ma’ruf Amin di kediamannya untuk kemudian bersama menyaksikan sidang Mahkamah Konstitusi (MK) di Ruang Tunggu Base Ops Lanud Halim.

Keduanya menonton televisi yang menyiarkan tayangan sidang MK secara langsung.

Rencananya, Joko Widodo akan menanggapi hasil keputusan sidang sengketa Pilpres 2019 sebelum bertolak ke Osaka, Jepang.

Bersama Ma’ruf Amin, ia telah tiba di Lanud Halim sekitar pukul 20.15 WIB setelah sebelumnya mampir ke kediaman KH Ma’ruf Amin di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat kemudian mengajak Kyai Haji Ma'ruf Amin untuk menyertainya hingga Lanud Halim Perdanakusuma.

Baca juga: Presiden Jokowi jemput Ma'ruf Amin menuju Halim Perdanakusuma

Jokowi menumpang mobil sedan Mercedes Benz bernomor polisi B 1925 RFS dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang. Sementara Ma'ruf Amin mengenakan baju koko berwarna putih dan sarung motif.

Ia tidak memberikan komentar dan hanya tersenyum sambil melambaikan tangan kepada wartawan yang menunggunya.

Rencananya keduanya baru akan memberikan pernyataan kepada wartawan di Lanud Halim.

Baca juga: Jokowi sambangi kediaman Kiai Ma'ruf Amin

 
Persiapan sebelum Jokowi memberikan pernyataan pers sebelum bertolak ke Osaka, Jepang menghadiri KTT G20 (Hanni Sofia)

 

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden akan pelajari draf revisi UU KPK

Komentar