counter

Wakapendam Papua: helikopter MI 17 belum ditemukan

Wakapendam Papua: helikopter MI 17 belum ditemukan

Wakapendam XVII/ Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi (ANTARA News Papua/Musa Abubar)

Sentani, Jayapura (ANTARA) - Memasuki hari keempat pencarian terhadap helikopter MI 17 yang dikabarkan hilang kontak pada Jumat (28/6) di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, belum membuah hasil

"Sudah hari keempat belum memasuki titik terang. kita belum menemukan titik terang, hingga kini belum menemukan keberadaan helikopter MI 17," kata Wakapendam XVII /Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi di Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin.

Baca juga: Tim darat masih melakukan penyisiran cari helikopter MI 17

Menurut dia, pihaknya tidak bisa berspekulasi namun tetap berharap yang terbaik, yang jelas saat ini dipastikan helikopter tersebut terhenti di suatu tempat.

Lanjut dia, kondisi helikopter tersebut juga hingga kini belum diketahui. Namun, helikopter tersebut dipastikan terhenti di suatu tempat dan sementara masih sedang dicari.

Baca juga: Tim SAR belum menemukan helikopter MI 17

"Untuk cuaca sejak pagi sampai siang ini cuaca di Jayapura baik maupun cuaca di Oksibil masih cerah," katanya.

Ia menambahkan, biasanya setelah pukul 12.00 WIT barulah terjadi perubahan cuaca.

Helikopter MI 17 milik TNI AD dikabarkan hilang kontak sejak Jumat (28/6) sekitar pukul 11.49 WIT.

Helikopter MI 17 dengan nomor registrasi HA-5138 itu membawa 12 penumpang beserta awak yang sebelumnya terbang ke Okbibab untuk melakukan pengiriman logistik kepada prajurit yang bertugas di wilayah tersebut.

Baca juga: Danlanud: Di sekitar route Helikopter MI 17 terdeteksi titik panas

Adapun nama-nama awak helikopter tersebut yaitu Kapten CPN Aris (pilot), Lettu CPN Bambang (pilot), Lettu CPN Ahwar (co pilot), Serka Suriyatna, Serda Dita, Praka Dwi Purnomo dan Pratu Aharul.

Sedangkan penumpang yang merupakan anggota Yonif 725/WRG yaitu Serda Ikrar Setya Nainggolan, Pratu Yanuarius Loe, Pratu Risno, Prada Sujono Kaimuddin dan Prada Tegar Hadi Sentana.

Pewarta: Musa Abubar
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cuaca buruk pencarian Heli MI-17 dihentikan sementara

Komentar