- Antam akan melakukan kajian sebagai bagian dari rencana investasi pada aset emas Jakarta, 15 Februari 2008 (ANTARA) - PT Antam Tbk (ASX - ATM; IDX - ANTM) mempublikasikan rilis ini sehubungan dengan berita di media massa hari ini terkait dengan potensi investasi saham minoritas di PT Freeport Indonesia (PTFI) yang memiliki dan mengoperasikan tambang emas dan tembaga Grasberg di Papua, Indonesia. Publikasi yang beredar di media massa hari ini memberitakan bahwa Antam telah memperoleh hak untuk membeli 20% dari saham PTFI. Antam ingin mengklarifikasi bahwa Antam tidak memperoleh hak untuk membeli 20% saham PTFI. Meski demikian, Antam telah memperoleh dukungan lisan dari Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil pada acara Rapat Pimpinan Antam hari ini apabila Antam berminat untuk membeli 9,36% saham PTFI milik PT Indocopper Investama. Freeport sebelumnya telah mengindikasikan kesiapan untuk melepas 9,36% sahamnya namun belum menerima tawaran baik dari pemerintah maupun dari pihak lainnya. Direktur Utama Antam, D. Aditya Sumanagara mengatakan: "Kami terus mengkaji seluruh peluang untuk melakukan investasi pada aset emas di Indonesia sesuai dengan rencana kami, termasuk apakah terdapat kemungkinan untuk membeli sebagian saham PTFI, peluang yang sudah kita ketahui beberapa tahun yang lalu. Jika nilai investasi ini layak, sesuai dengan rencana pertumbuhan kami dan akan menciptakan nilai bagi pemegang saham, kami akan melakukan investasi ini. Meski demikian, analisa lanjutan masih diperlukan untuk mengkaji peluang ini. Secara finansial dan strategi, kami siap untuk bertumbuh dan memiliki banyak peluang. Kami akan memilih investasi yang terbaik bagi pemegang saham kami." Sepengetahuan Antam, kemungkinan penjualan saham Indocopper yang dimiliki oleh Freeport-McMoRan bukan merupakan bagian dari program divestasi atas Kontrak Karya yang disetujui Pemerintah dan Freeport tidak berkewajiban untuk menjual kepemilikan saham sebesar 9,36%. Antam juga tengah mengkaji kemungkinan membeli 9,36% saham milik Pemerintah Indonesia di PTFI, sehingga kemungkinan investasi potensial akan berjumlah 18,72%. Berita hari ini yang mengutip pernyataan Direktur Keuangan Antam bahwa jumlah saham sebesar 9,36% tersebut bernilai US$619 juta adalah salah. Direktur Keuangan Antam menyampaikan range valuasi tiga tahun yang lalu dan tidak menyebutkan satu angka yang spesifik. Jika Antam memutuskan untuk melakukan investasi pada PTFI, due diligence akan dilakukan untuk menentukan valuasi dan skim pendanaan yang tepat. Profil keuangan Antam saat ini sangat baik, yang ditunjukkan dari upgrade peringkat dari Moody's menjadi Ba3. Per 30 September 2007, Antam memiliki nilai kas dan setara kas sebesar Rp4,4 triliun (US$475 juta) dengan rasio hutang jangka panjang 7%. Antam saat ini siap melakukan investasi untuk bertumbuh. Antam dan Shenzhen Zhongjin Lingnan Nonfemet Co. Ltd baru-baru ini mengumumkan penawaran bersama senilai A$2,50 per saham atas Herald Resources Ltd. Antam saat ini memiliki 10,7% dari Herald Resouurces. Bidder's Statement dan informasi detil Rapat Umum Pemegang Saham untuk meminta persetujuan atas transaksi ini akan tersedia dalam waktu dekat. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi: Bimo Budi Satriyo, Telp: (6221) 780-5119, Fax: (6221) 781-2822, Email: corsec@antam.com, Website: www.antam.com

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2008