counter

Info Haji

Satu calon haji kloter pertama Yogyakarta mengundurkan diri

Satu calon haji kloter pertama Yogyakarta mengundurkan diri

Pemberangkatan jemaah calon haji asal Kota Yogyakarta. (ANTARA/Eka Arifa Rusqiyati)

jemaah tersebut mengalami kecelakaan dan memutuskan untuk mengundurkan diri
Yogyakarta (ANTARA) - Satu calon haji yang tergabung dalam kelompok terbang pertama asal Kota Yogyakarta atau Kloter 21 SOC memilih mengundurkan diri dan dijadwalkan akan diberangkatkan ke tanah suci pada tahun berikutnya.

“Jemaah tersebut mengalami kecelakaan dan memutuskan untuk mengundurkan diri sehingga akan diberangkatkan tahun depan,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta Nur Abadi di Yogyakarta, Jumat.

Dengan demikian, jumlah jemaah calon haji yang tergabung dalam Kloter 21 SOC menjadi 354 jemaah dan seluruhnya sudah diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan di Boyolali Jawa Tengah pada Jumat (12/7) sekitar pukul 05.00 WIB.

Dalam Kloter pertama Kota Yogyakarta tersebut juga diberangkatkan tiga petugas kesehatan yang akan memantau kondisi kesehatan jemaah selama menjalankan ibadah di tanah suci.

Nur Abadi mengatakan, meskipun jemaah calon haji asal Kota Yogyakarta yang akan diberangkatkan tahun ini didominasi jemaah berusia lanjut, namun ia memastikan bahwa kondisi kesehatan jemaah dipantau secara rutin sebelum dinyatakan memenuhi syarat kesehatan untuk diberangkatkan.

“Usia muda tidak menjadi jaminan bahwa mereka bisa menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Jemaah yang sudah berusia lanjut pun bisa menjalankan ibadah dengan baik karena biasanya fokus pemantauan petugas kesehatan lebih ditujukan ke jemaah yang sudah tua,” katanya.

Pada tahun ini, jemaah calon haji asal Kota Yogyakarta diberangkatkan dalam empat kelompok terbang. Selain Kloter 21 SOC, sebanyak 92 jemaah tergabung dalam Kloter 22 SOC juga diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan pada Jumat (12/7) siang.

Sedangkan Kloter 96 SOC dengan empat jemaah serta Kloter 97 SOC dengan 49 jemaah akan diberangkatkan pada 4 Agustus.

“Rata-rata jemaah calon haji yang diberangkatkan tahun ini mendaftar pada 2011. Antrean memang belum terlalu lama. Tetapi, jika mendaftar pada tahun ini maka baru akan diberangkatkan pada 2043,” kata Nur Abadi.

Sementara itu, salah seorang jemaah calon haji yang juga menjadi pembimbing haji Mustofa Ismail mengatakan, persiapan untuk menjalankan ibadah haji sudah dilakukan sejak lama. Selain mengikuti bimbingan ibadah haji, juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

“Sebagian jemaah memang berusia lanjut, tetapi seluruh jemaah sudah mendapat pembekalan untuk bisa menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah,” katanya.

Sedangkan Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi yang melepas Kloter 22 SOC mendoakan agar seluruh jemaah calon haji memperoleh kemudahan dalam menjalankan ibadah dan kembali ke tanah air sebagai haji mabrur.

“Tidak perlu mengkhawatirkan keluarga yang ditinggal di rumah. Jaga kesehatan selama berada di tanah suci,” katanya.

Baca juga: Pemondokan Jarwal, tempat calon haji Yogyakarta
Baca juga: Dua tahun, kesehatan calhaj Yogyakarta dalam pemantauan
Baca juga: Pemberangkatan 236 calhaj Gunung Kidul dilakukan dua kloter


Konsultan Ibadah Daker Mekah kunjungi pondokan jemaah

Pewarta: Eka Arifa Rusqiyati
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar