counter

Dindin Orkes Moral Pancaran Sinar Petromaks tutup usia

Dindin Orkes Moral Pancaran Sinar Petromaks tutup usia

Dindin Orkes Moral Pancaran Sinar Petromaks. (instagram/ompancaransinarpetromaks)

Kami kehilangan kawan terbaik yang senantiasa memberi nasihat dan mengingatkan hal-hal baik."
Jakarta (ANTARA) - Dindin Syarifudin, personel grup musik Orkes Moral Pancaran Sinar Petromaks (OM PSP), meninggal dunia pada Senin (16/7) pukul 17.57 WIB di RS Harapan Kita, Jakarta.

"Kami kehilangan kawan terbaik yang senantiasa memberi nasihat dan mengingatkan hal-hal baik," tulis akun resmi OM PSP dalam akun Instagram.

Jenazah pemain tamborin OM PSP yang wafat setelah menjalani operasi bypass jantung itu akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta, pada Selasa.

Dindin adalah anggota grup musik yang dibentuk mahasiswa-mahasiswa Universitas Indonesia pada 1970-an.

Baca juga: Jadi anggota Pancaran Sinar Petromaks, Uus tak bisa main musik

OM PSP terdiri atas Ade Anwar (gendang I, vokal), Monos (gitar, vokal), Omen (okulele, vokal), Rizali Indrakesuma/Rojali (mandolin, vokal), Dindin (tamborin), Aditya (gendang II), Andra Ramadan Muluk (marakas), James R Lapian (bas), serta bintang tamu Edwin Hudioro.

OM PSP adalah grup musik legendaris yang semakin populer setelah sering tampil bersama Warung Kopi (Warkop) di stasiun radio Prambanan-Borobudur dan Sekitarnya (Prambors).

Pada awal 2019, kisah OM PSP versi modern hadir dalam film layar lebar "Pancaran Sinar Petromaks: Gaya Mahasiswa".

Dalam film tersebut, Dindin diperankan oleh komika Rizky Firdaus Wijaksana alias Uus.

Baca juga: Jadi anggota Pancaran Sinar Petromaks, Uus tak bisa main musik
 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar