counter

Menristekdikti: inovasi startup akan dipamerkan di Hakteknas 2019

Menristekdikti: inovasi startup akan dipamerkan di Hakteknas 2019

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir. (ANTARA News/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Produk inovasi yang ditampilkan di antaranya di bidang pangan, energi, maritim dan teknologi informasi dan komunikasi.
Jakarta (ANTARA) - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan inovasi startup akan  dipamerkan di Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-24 yang akan diselenggarakan di Bali pada Agustus 2019.

"Yang dipamerkan nanti adalah inovasi yang sudah masuk 'startup' (perusahaan pemula) awal, kalau sudah 'proven' (teruji) masuk industri," kata Nasir kepada wartawan di Jakarta, Selasa (31/7).

Dia mengharapkan Presiden Joko Widodo dapat menghadiri acara puncak peringatan Hakteknas 2019 di Bali tersebut.

"Saya undang presiden untuk datang di acara puncak. Berkali-kali wakil presiden yang datang," ujarnya.

Baca juga: Kemristekdikti rapat perdana persiapan Hakteknas 2019

Dia menuturkan, pada acara itu, produk inovasi yang ditampilkan di antaranya di bidang pangan, energi, maritim dan teknologi informasi dan komunikasi.

Dia mengatakan pengembangan dan pemanfaatan hasil ilmu pengetahuan dan teknologi serta inovasi harus semakin ditingkatkan untuk meningkatkan daya saing bangsa dan menggerakkan ekonomi negara.

Puncak peringatan Hakteknas 2019 akan dilakukan pada 28 Agustus 2019 dengan tema: "Iptek dan Inovasi Dalam Industri Kreatif 4.0." Sementara sub tema dari Hakteknas 2019 adalah "Industri Kreatif 4.0 untuk Kemandirian dan Daya Saing Bangsa".

Apresiasi Anugerah Iptek dan Inovasi Nasional juga akan diberikan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional 2019 di Bali pada 28 Agustus 2019.

Baca juga: Kemristekdikti seleksi penerima anugerah Iptek dan Inovasi Budhipura
Baca juga: Menristekdikti seru generasi milenial manfaatkan revolusi industri 4.0

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

RI – Inggris siapkan Rp37 miliar untuk riset penyakit menular

Komentar