counter

Dishub DKI jakarta masih kaji aturan ganjil genap sepeda motor

Dishub DKI jakarta masih kaji aturan ganjil genap sepeda motor

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, saat saat memberikan sosialisasi penerapan tilang elektronik, di Gedung Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (2/8/2019). (ANTARA/Yogi Rachman)

"Kita sedang kaji,...
Jakarta (ANTARA) - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan bahwa pihaknya masih mengkaji penerapan aturan ganjil genap untuk sepeda motor.

Dia menegaskan untuk saat ini peraturan ganjil genap masih diberlakukan untuk kendaraan roda empat.

"Kita sedang kaji, karena berdasarkan kajian jumlah sepeda motor saat diberlakukan ganjil genap volumenya 72 persen, hanya 28 persen roda empat," ujar Syafrin Liputo, saat memberikan sosialisasi penerapan tilang elektronik, di Gedung Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat.
Baca juga: Kawasan ganjil-genap ditambah, Gubernur siap fasilitasi pejalan kaki

Namun, Syafrin mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan peraturan ganjil genap juga akan diberlakukan untuk sepeda motor. Hal itu berdasarkan dari hasil evaluasi peraturan ganjil genap bagi kendaraan roda empat.

Dia menyebutkan bahwa tidak semua pemilik kendaraan pribadi roda empat yang beralih menggunakan angkutan umum saat diberlakukan aturan ganjil genap, melainkan lebih memilih menggunakan sepeda motor.
Baca juga: Walhi sarankan Pemprov DKI perluas ganjil genap atasi polusi udara

"Artinya, begitu ada pembatasan ganjil genap tidak semua ke angkutan umum, tapi beralih ke sepeda motor. Ini masih jadi perhatian khusus kita bersama," ujarnya lagi.

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Angkutan daring tidak kebal ganjil genap

Komentar