Jakarta (ANTARA News) - Koalisi 12 partai politik pendukung pasangan calon gubernur Khofifah Indar Parawansa dan calon wakil gubernur Mudjiono, optimistis dapat memenangkan perebutan suara dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Timur mendatang. Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta, Rabu, pimpinan 12 parpol itu memperkirakan pasangan Khofifah-Mudjiono dapat meraih sedikitnya 25 persen suara pemilih. Selain pasangan Khofifah-Mudjono, pasangan yang siap bertarung di Pilkada Jatim yang akan digelar 23 Juli nanti adalah Soenarjo-Ali Maschan Moesa, Soekarwo-Saifullah Yusuf, Soetjipto-Ridwan Hisyam, dan Achmadi yang belum jelas pasangannya. Di antara pimpinan dari 12 parpol itu yang hadir dalam pertemuan adalah Wakil Ketua Umum DPP PPP Chozin Chumaidi, Ketua Umum DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Meutia Hatta, Ketua Umum DPP PBR Bursah Zarnubi, Ketua Umum DPP PNBK Eros Djarot, dan Ketua Umum DPP PBSD Muchtar Pakpahan. Para pimpinan parpol tersebut menegaskan komitmen mereka untuk tetap solid dan tidak membelot di tengah jalan. Pasalnya, bisa saja pasangan lain "membeli" beberapa parpol anggota koalisi 12 parpol sehingga kekuatan Khofifah-Mudjiono menjadi bubar. "Kami harap koalisi ini tetap solid hingga akhir dan tidak ada yang membelot. Sebab, kekuatan uang dapat membubarkan kekuatan kita," ujar Eros Djarot. Ketua Partai Pelopor Bambang Suroso dan Ketua Umum Partai Merdeka Rusmawi Hasan menegaskan partai mereka sudah bulat mendukung pasangan Khofifah-Mudjiono. "Kalau ada yang bilang partai kami mendukung pasangan lain itu adalah klaim yang sama sekali tidak benar," kata Bambang. Para pimpinan pusat ke-12 parpol juga menyatakan siap hadir pada deklarasi pasangan Khofifah-Mudjiono yang akan dilaksanakan 22 April mendatang di Surabaya. (*)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2008