Indonesia-EFTA CEPA ditargetkan dapat terwujud pada 2020

Indonesia-EFTA CEPA ditargetkan dapat terwujud pada 2020

Direktur Perlindungan Bilateral Kementrian Perdagangan Ni Made Ayu Marthini (kanan) saat melakukan konferensi pers di Gedung Kementrian Perdagangan, Jakarta, Senin. (A Rauf Andar Adipati)

sebentar lagi akan tandatangan adalah Indonesia-EFTA SEPA. Sedang proses ratifikasi. Ditargetkan tahun depan.
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perdagangan menargetkan Kesepakatan Kerja Sama Ekonomi Indonesia dengan Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (European Free Trade Association-Comprehensive Economic Partnership Agreement (EFTA-CEPA) dapat terwujud pada 2020.

"Yang sebentar lagi akan tandatangan adalah Indonesia-EFTA SEPA. Sedang proses ratifikasi. Ditargetkan tahun depan," kata Direktur Perlindungan Bilateral Kementerian Perdagangan Ni Made Ayu Marthini saat melakukan konferensi pers terkait implementasi kesepakatan kerja sama Indonesia-Chile di Jakarta, Senin.

Selain dengan pihak Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa, target kesepakatan selanjutnya adalah dengan Australia. Menurut Ni Made, pihak Indonesia sudah melakukan tandatangan dengan Australia, dan proses ratifikasi sedang dilakukan.

Dalam kesempatan ini, Ni Made menuturkan harapan agar kesepakatan kerja sama ekonomi dengan sejumlah negara lain segera difinalisasi, seperti Preferential Trade Agreement (PTA) dengan Mozambik. Seandainya kesepakatan itu terwujud, maka akan menjadi perjanjian ekonomi pertama Indonesia dengan negara Afrika.

Untuk negara-negara Asia, Ni Made mengungkapkan bahwa Indonesia sedang melakukan persiapan untuk melakukan kesepakatan lanjutan dengan Jepang, Korea Selatan, Banglades, Iran, dan Pakistan. Khusus untuk Pakistan, bentuk perundingannya adalah perdagangan barang (Trade in Goods).

Selain Mozambik, Indonesia sedang mengerjakan kesepakatan dengan dua negara Afrika lain, yakni Tunisia, yang perundingannya sudah memasuki putaran kedua, dan Maroko, yang sudah diinisiasi.

Satu negara lain yang sedang diincar untuk dapat mengikatkan diri melalui kesepakatan kerja sama dengan Indonesia adalah Turki, yang diharapkan dapat dimulai tahun depan.

Baca juga: Mendag targetkan perdagangan dengan EFTA naik dua kali lipat 2019

Baca juga: Indonesia ingin jadikan Chile sebagai "hub" di Amerika Selatan

Baca juga: Mendag minta pelaku usaha manfaatkan IC-CEPA

 

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia-Malaysia telah sepakati batas wilayah kedua negara

Komentar