Peserta dan peninjau Kongres V PDIP tiba di Bali

Peserta dan peninjau Kongres V PDIP tiba di Bali

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, pada diskusi di kantor DPP PDI Perjuangan, Mentang, Jakarta, Senin (5/8/2019). (Antaranews/Riza Harahap)

Jumlah utusan Kongres dari DPC 1.542 orang dan DPD Partai 102 orang serta DPP partai 27 orang
Jakarta (ANTARA) - Menjelang pembukaan Kongres V PDI Perjuangan yang akan diselenggarakan Kamis 8 Agustus 2019, para peserta dan peninjau Kongres V PDI Perjuangan mulai tiba di Bali, Selasa.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan pers menyampaikan panitia Kongres telah bersiap menyambut dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh tamu, penggembira termasuk sejumlah tamu VVIP yang hadir saat pembukaan Kongres, 8 Agustus mendatang.

Hasto beserta sejumlah panitia pun hari ini kembali melakukan pengecekan lokasi dan berkoordinasi dengan seluruh pihak.

Hasto menjelaskan untuk mengawali rangkaian menuju Kongres, Malam Budaya akan digelar di Pandawa Stage, Hotel Grand Inna Bali Beach, mulai pukul 18.00 WITA pada Rabu, 7 Agustus 2019.

Baca juga: Djarot sebut Kongres PDIP juga bahas persiapan regenerasi untuk 2024

"Nuansa budaya dan kearifan lokal akan kental selama penyelenggaraan Kongres V. Termasuk saat momen Malam Budaya akan ada sejumlah sajian tari dilanjutkan dengan doa bersama untuk kelancaran dan kesuksesan Kongres V PDIP yang bertemakan Solid Bergerak untuk Indonesia Raya dengan subtema PDI Perjuangan menuju Partai Pelopor dan Modern," kata Hasto.

Dia menjelaskan saat Malam Budaya, selain pidato ucapan selamat datang oleh Ketua DPD PDIP Provinsi Bali I Wayan Koster, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoptri juga dijadwalkan memberikan sambutan.

Hasto menjelaskan total undangan, utusan, dan peninjau pada saat pembukaan berjumlah sekitar 2.200 yakni Peserta Kongres V PDI Perjuangan 2019, terdiri dari: DPP Partai, DPD Partai (Ketua, Sekretaris, Bendahara), DPC Partai (Ketua, Sekretaris, Bendahara).

Selain itu Peninjau Kongres V PDI Perjuangan, terdiri dari: anggota Fraksi PDI Perjuangan tahun 2014-2019, Badan Pusat PDI Perjuangan (Kepala dan Sekretaris), Sayap Pusat PDI Perjuangan (Kepala dan Sekretaris), Departeman DPP PDI Perjuangan, Kepala Daerah dan/atau Wakil Kepala Daerah Kader PDI Perjuangan serta DPLN PDI Perjuangan (Ketua dan Sekretaris).

Baca juga: Puan benarkan PDIP undang Prabowo hadiri Kongres PDIP

"Jumlah utusan Kongres dari DPC 1.542 orang dan DPD Partai 102 orang serta DPP partai 27 orang," jelas Hasto.

Hasto juga mengatakan penyelenggaraan Kongres V berkomitmen untuk mendukung kebijakan partai di dalam menghadirkan lingkungan yang bersih, dan ramah lingkungan. Karena itulah untuk keperluan minum peserta diberikan tumbler, sedangkan hidangan kuliner tidak memakai bahan plastik sekali pakai.

"Dekorasi dan aksesoris tidak menggunakan bahan plastik atau styrofoam," tambahnya.

Komitmen terhadap ramah lingkungan ini sejalan dengan filsafat dasar kehidupan masyarakat Bali, Tri Hita Karana. Konsep kosmologi Tri Hita Karana merupakan falsafah hidup yang menjaga seluruh keseimbangan alam raya seisinya.

Baca juga: Ahmad Basarah: Kongres PDIP akan tetapkan Megawati ketua umum

“Pada dasarnya hakikat ajaran Tri Hita Karana menekankan tiga hubungan manusia dalam kehidupan di dunia ini. Ketiga hubungan itu meliputi hubungan dengan sesama manusia, hubungan dengan alam sekitar, dan hubungan dengan Tuhan yang saling terkait satu sama lain. Setiap hubungan memiliki pedoman hidup menghargai sesama aspek sekelilingnya,” ujar Hasto.
 

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Megawati sindir pejabat pemakan uang rakyat

Komentar