Infografik
Infografis: Tongkat pintar lansia dan tunanetra karya anak bangsa
- 19 September 2022
Mahasiswa UGM menunjukkan tongkat pintar multifungsi berbasis internet untuk lansia dan tunanetra yang dinamai In- SWALST (IoT Based Smart Walking Stick for Real Time Health Monitoring) karyanya saat jumpa pers di Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat (16/9/2022). Tongkat karya mahasiswa UGM diantaranya Kristian Bima Aryayudha (Elektronika dan Instrumentasi), Kenniskiu Fortino Kurniawan (Ilmu Komputer), Abdul Adzim Iftikar Mardiansjah (Teknik Mesin), Johana Gracia (Kedokteran), Yovanti Trifa Mivea (Elektronika dan Instrumentasi), Elmara Nugra Ristia (Kehutanan), dan Fatma Tiara Mahfudiani (Kehutanan) itu memiliki sejumlah fitur diantaranya adalah sensor pendeteksi kesehatan berupa saturasi oksigen, detak jantung, dan suhu tubuh yang terhubung langsung ke website In-SWALST secara real-time. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/foc.
Mahasiswa UGM menunjukkan tongkat pintar multifungsi berbasis internet untuk lansia dan tunanetra yang dinamai In- SWALST (IoT Based Smart Walking Stick for Real Time Health Monitoring) karyanya saat jumpa pers di Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat (16/9/2022). Tongkat karya mahasiswa UGM diantaranya Kristian Bima Aryayudha (Elektronika dan Instrumentasi), Kenniskiu Fortino Kurniawan (Ilmu Komputer), Abdul Adzim Iftikar Mardiansjah (Teknik Mesin), Johana Gracia (Kedokteran), Yovanti Trifa Mivea (Elektronika dan Instrumentasi), Elmara Nugra Ristia (Kehutanan), dan Fatma Tiara Mahfudiani (Kehutanan) itu memiliki sejumlah fitur diantaranya adalah sensor pendeteksi kesehatan berupa saturasi oksigen, detak jantung, dan suhu tubuh yang terhubung langsung ke website In-SWALST secara real-time. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/foc.
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.