Ponorogo (ANTARA News) - Puluhan murid Taman Kanak-Kanak (TK) Aisyiah, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur beramai-ramai menulis surat yang ditujukan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kegiatan tidak lazim itu mereka lakukan setelah mengikuti upacara bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda yang digelar di areal pesawahan belakang kantor Kecamatan Siman yang lokasinya berdekatan dengan sekolah tempat anak-anak TK ini menimba ilmu, Rabu.

"Surat yang dibikin anak-anak ini nanti akan kami kirim ke istana kepresidenan, Jakarta," kata Ny Lis, salah satu guru TK Aisyiah.

Meski tidak diharuskan membuat tulisan seragam, tema yang terkandung dalam isi surat rupanya telah ditentukan oleh para guru yakni mengenai harapan anak-anak TK ini kepada presiden agar mewujudkan pendidikan gratis.

Penulisan surat untuk presiden SBY itu sendiri merupakan rangkaian kegiatan yang digelar staf pengajar dan siswa-siswi TK Aisyiah dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober ini.

Upacara bendera digelar mulai pukul 08:00 WIB.

Selain melibatkan siswa-siswi dan staf pengajar TK Aisyiah, upacara itu juga diikuti oleh sejumlah petani yang bekerja di sawah dimana upacara bendera memperingati hari Sumpah Pemuda tersebut digelar.

Secara umum, upacara bendera itu berlangsung relatif lancar. Hanya, dipertengahan upacara salah satu siswa TK tiba-tiba menangis keras karena kepanasan.

"Saya dan teman-teman ikut upacara Sumpah Pemuda sekaligus mengenang para pahlawan," kata Gigih, salah satu murid dengan gaya gagah.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009