Surabaya (ANTARA News) - PT Telkom Divisi Regional Jawa Timur menggandeng kalangan perguruan tinggi, elemen masyarakat, dan komunitas sosial, untuk mengkampayekan gerakan Internet keluarga.

Kampanye itu dimulai dengan menggelar pelatihan internet keluarga secara gratis di kampus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Surabaya, Sabtu.

Pelatihan internet yang berlangsung selama empat hari setiap Sabtu dan Minggu itu, diikuti sekitar 400 peserta yang terbagi dalam beberapa sesi. Peserta pelatihan terdiri dari dari ibu rumah tangga, guru dan remaja masjid.

Selain UPN, dalam pelatihan ini Telkom Jatim juga menggandeng Ikatan Guru Indonesia (IGI), komunitas blogger Surabaya dan Gerakan Internet Sehat, serta elemen masyarakat lainnya.

"Sudah semestinya mereka bisa memanfaatkan internet untuk meningkatkan kualitas pekerjaannya," kata General Manager Telkom Jatim, Joko Raharjo, saat membuka pelatihan.

Menurut Joko, selama ini gaung yang terdengar di masyarakat masih kurang seimbang, antara dampak positif dan negatif dari penggunaan Internet.

"Bahkan, ada kecenderungan internet menjadi sesuatu yang menakutkan bagi orang tua, terutama maraknya laman jejaring sosial," tambahnya.

Ia menambahkan gerakan internet keluarga yang dikampanyekan Telkom akan memberikan pembelajaran mengenai banyaknya manfaat dari internet, baik untuk pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga hingga kalangan guru.

"Sejalan dengan pesatnya kemajuan teknologi, kita tidak bisa membiarkan masyarakat ketakutan terhadap dampak negatif internet," ujar Joko Raharjo.

Kegiatan pelatihan ini merupakan rangkaian program edukasi internet keluarga dan puncaknya akan digelar deklarasi gerakan internet keluarga pada Desember 2010, dengan melibatkan kepala daerah dan tokoh masyarakat Jatim.

(D010/B012/S026)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010