Kulon Progo (ANTARA News) - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X enggan membeberkan materi pokok pertemuannya dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berlangsung di Jakarta.

"Memang betul, saya bertemu presiden tapi saya tidak akan memberitahu materi pertemuan dengan presiden, karena Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sedang reses dan pembahasan Rancangan Undang-undang Keistimewaan ditunda," katanya kepada wartawan di Kecamatan Nanggulan Kabupaten Kulon Progo, Kamis.

Ketika meninjau kelompok pembudidaya ikan di Kecamatan Nanggulan, Penguasa Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat tersebut mengatakan dirinya secara berturut-turut bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Pertemuan pertama dengan Presiden Yudhoyono berlangsung di Wisma Negara, Kompleks Istana Negara di Jakarta, Selasa (21/12) . Dirinya datang dan menemui Presiden Yudhoyono antara lain untuk membahas Rancangan Undang-Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang kini sudah berada di DPR.

Pertemuan kedua terjadi pada Rabu (22/12) pagi di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, saat menghadiri peringatan Hari Ibu ke-82.

Dalam acara itu Sultan Hamengku Buwono X dan beberapa kepala daerah lainnya menerima penghargaan Parahita Ekapraya Tingkat Madya dari pemerintah.(*)
(ANT-159/H008/R009)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010