Sabtu, 20 Desember 2014

Penduduk Indonesia Lebih Banyak Laki-laki

| 9.133 Views
id laki-laki, gender, bps
Jakarta (ANTARA News) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penduduk Indonesia 2010 yang mencapai 237.556.363 jiwa dan lebih banyak laki-laki dari pada perempuan.

Dalam siaran pers BPS yang diterima ANTARA News, Senin, disebutkan rasio jenis kelamin penduduk Indonesia berada pada angka 101 dengan jumlah penduduk laki-laki sebanyak 119.507.580 jiwa dan jumlah penduduk perempuan sebanyak 118.048.783 jiwa.

Provinsi dengan jumlah penduduk laki-laki lebih banyak dari perempuan antara lain Aceh dan Sumatera Utara dengan rasio 100 yang artinya jumlah laki-laki dan perempuan hampir sama.

Provinsi dengan jumlah laki-laki lebih banyak adalah Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimanan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

Adapun provinsi dengan penduduk perempuan lebih banyak dari laki-laki adalah Sumatera Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.

Rasio jumlah penduduk laki-laki dan perempuan terkecil yaitu 94 terjadi di provinsi Nusa Tenggara Barat dengan jumlah laki-laki sebanyak 2.180.168 jiwa dan perempuannya sebanyak 2.316.687 jiwa.

Adapun di Provinsi Papua rasionya paling besar yaitu 113 dengan jumlah laki-lakinya 1.510.285 jiwa sedangkan perempuannya sebanyak 1.341.714 jiwa.

Laju pertumbuhan
Sementara itu, laju pertumbuhan penduduk nasional pada 2010 tercatat sebesar 1,49 persen dengan laju pertumbuhan tertinggi terjadi di Provinsi Papua yaitu 5,45 persen dengan total jumlah penduduk mencapai 2.851.999 jiwa.

Laju pertumbuhan terendah terjadi di Jawa tengah yaitu 0,37 persen dengan jumlah penduduk sebanyak 32.380.687 jiwa.

Setengah lebih penduduk Indonesia tinggal di Pulau Jawa (57,49 persen) yang tersebar di Provinsi Jawa Barat terbanyak (18,11 persen), Jawa Timur (15,78 persen), dan Jawa Tengah (13,63 persen).
(ANT/A038)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © ANTARA 2010

Komentar Pembaca
Baca Juga