Senin, 22 Desember 2014

Indonesia-Amerika Serikat bahas kerja sama militer

| 79 Views
id purnomo yusgiantoro, leon panetta, kementerian pertahanan amerika serikat,
Indonesia-Amerika Serikat bahas kerja sama militer
Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, mengembangkan kualitas dan kekerapan kerja sama militer Indonesia dengan Amerika Serikat. Di sisi lain, Indonesia juga melakukan hal serupa dengan produser persenjataan dunia, di antaranya dengan Brasil, Korea Selatan, dan Airbus Industrie. (FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma)
... Indonesia juga berencana mengembangkan keamanan maritim karena dua pertiga wilayah Indoneisa adalah lautan...
Nusa Dua, Bali (ANTARA News) - Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, dan koleganya, Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Leon Panetta, melakukan pertemuan di sela Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN di Nusa Dua, Bali, Minggu, untuk membahas kerja sama bidang militer.

"Pemerintah Amerika sangat mendukung Indonesia. Kami berdua menyatakan apresiasi atas hubungan bilateral yang meningkat dan akan kami pertahankan," kata Menhan Purnomo dalam koferensi pers.

Purnomo menjelaskan, pemerintah Amerika Serikat menyatakan komitmennya untuk menyediakan berbagai arsenal militer bagi Indonesia.

"Contoh konkret kerja sama ini seperti pesawat F-16 dan Herkules yang tidak hanya dipakai untuk operasi militer, lalu ada beberapa negara yang akan menghibahkan persenjataannya kepada kita dan mereka itu  buatan Amerika," jelasnya.

Purnomo menerangkan, pihaknya belum mengetahui jenis dan tipe persenjataan yang akan diberikan kepada Indonesia.

Selain itu, kata Purnomo, pemerintah Amerika Serikat juga mendukung pembentukan Komunitas Keamanan ASEAN yang akan diwujudkan pada 2015.

"Indonesia juga berencana mengembangkan keamanan maritim karena dua pertiga wilayah Indoneisa adalah lautan," katanya.

Purnomo mengatakan, saat ini Amerika juga sudah membantu dengan pemasangan sistem radar di Selat Malaka, dan akan dikembangkan di selat Sulawesi.

"Amerika juga sudah membantu sistem radar sehingga aksi perompakan menurun drastis. Apalagi ada patroli bersama Malaysia, Singapura, dan Indonesia," imbuhnya.

Terkait terorisme, Purnomo mengatakan, terorisme di Indonesia tidak mempengaruhi rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, November mendatang. (KR-PWD)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2011

Komentar Pembaca
Baca Juga