Moskow (ANTARA News) - Perdana Menteri Vladimir Putin siap berdialog dengan demonstranuntuk menjamin pemilihan presiden mendatang dilakukan dengan jujur, kata sekutu lamanya dan mantan menteri keuangan Alexei Kudrin seperti dikutip AFP, Selasa.

Kudrin mengemukakan kepada koran Vedomosti bahwa ia bertemu Putin yang mengumumkan rencana bertukar jabatan dengan Presiden Dmitry Medvedev setelah pemilu 4 Maret, sehari sebelum unjuk rasa Sabtu lalu di Moskow.

"Dari pembicaraan saya dengan Putin, saya memahami dia tidak gentar dengan pemilihan presiden 4 Maret. Dia siap melakukan tindakan yang diperlukan untuk menjamin pemilihan jujur dan adil," kata Kudrin.

Kudrin mengatakan dia mengemukakan kepada Putin bahwa "perlu segera dilakukan dialog" dengan para demonstran buta politik yang terdiri atas warga Rusia kelas menengah dan kubu liberal radikal dan nasionalis.

"Pada hakekatnya, saya memahami bahwa dialog ini mungkin dilakukan," tambah Kudrin.

Para pengamat mengatakan kemunculan Kudrin adalah terobosa mengingat dia bisa menjadi penengah antara pihak berwenang dan demonstran.

"Usul-usul yang disampaikan dalam aksi protes itu dibuat atas prakarsa saya sendiri dan disampaikan kepada kedua pihak," kata Kudrin.(*)

H-RN/M016

Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2011