Shinzo Abe akan mengirim seorang pejabat senior dari Partai Liberal Demokrat (LDP)...
Tokyo (ANTARA News) - Perdana Menteri Jepang (PM Jepang) terpilih Shinzo Abe akan mengirim utusan khusus ke China pada upaya perbaikan hubungan, setelah dia mengumumkan rencana untuk mengirim seorang utusan pada misi serupa ke Korea Selatan, kata sebuah laporan, Sabtu.

Hubungan antara Jepang dan China semakin menegang karena pulau yang disengketakan, yang Tokyo menyebutnya sebagai Senkakus dan Beijing Diaoyus, dan tidak ada pihak yang mau mengalah setelah perselisihan pahit berbulan-bulan.

Menurut harian bisnis Nikkei, Shinzo Abe akan mengirim seorang pejabat senior dari Partai Liberal Demokrat (LDP) bulan depan untuk memberikan surat kepada otoritas China.

Laporan itu muncul setelah China mengirimkan kapal ke wilayah perairan sekitar pulau yang disengketakan, yang merupakan serangan pertama China sejak Jepang memiliki pemerintahan baru.

Abe mengatakan, Jumat, dia akan mengirimkan mantan Menteri Keuangan Fukushiro Nukaga untuk menyampaikan surat kepada Presiden terpilih Korsel Park Geun-Hye, hanya beberapa hari setelah kemenangan Abe dalam pemilu nasional Jepang.

Tokyo terlibat dalam perselisihan terpisah dengan Seoul karena sengketa pulau, dan ketegangan bergejolak awal tahun ini setelah mantan Presiden Lee Myung-Bak melakukan kunjungan mendadak ke pulau-pulau tersebut.

"Abe bermaksud untuk meningkatkan hubungan dengan Korsel dan China dengan mengirimkan utusan khusus," kata harian Nikkei.

Pejabat LDP belum dapat dikonfirmasi untuk memberikan komentar. Demikian diberitakan AFP--yang dikutip ANTARA News, di Jakarta, Sabtu.
(S038)

Editor: Ella Syafputri
Copyright © ANTARA 2012